RABU 1 FEBRUARI 2017
JAKARTA—Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat saat jumpa pers melaporkan bahwa perkembangan harga Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani Januari 2017 sebesar Rp4.754,00 per kilogram, atau mengalami kenaikan sebesar 2,83 persen dibandingkan bulan sebelumnya, yaitu Desember 2016.
![]() |
| Tabel harga beras sepanjang Januari 2017. |
Sedangkan perkembangan harga beras medium sepanjang November 2016 di tingkat penggilingan berdasarkan laporan BPS Pusat tercatat sebesar Rp9.100,00 per kilogram atau naik sebesar 0,34 persen dibandingkan harga sepanjang bulan sebelumnya, yaitu Desember 2016.
Berdasarkan pengamatan BPS terhadap 1.001 transaksi penjualan gabah pada 24 Provinsi di Indonesia selama Januari 2017 kebanyakan didominasi transaksi Gabah Kering Panen (GKP) sebesar 70,93 persen. Kemudian diikuti Gabah Kualitas Rendah (GKR) yaitu sebesar 15,08 persen dan yang terakhir adalah Gabah Kering Giling (GKG) sebesar 13,99 persen.
Selama Januari 2017, harga Rata-rata GKP di tingkat petani Rp4. 754,00 per kilogram, atau naik sebesar 2,83 persen di tingkat penggilingan Rp4.844,00 atau naik 2,69 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada Desember 2016.
Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp5.542,00 per kilogram atau naik 1,91 persen, sedangkan di tingkat penggilingan Rp5.636,00 per kilogram atau naik 1,53 persen. Harga gabah kualitas rendah tingkat petani Rp4.225,00 per kilogram atau naik 1,36 persen, sedangkan di tingkat penggilingan Rp4.326 per kilogram atau naik 1,56 persen.
“Rata-rata harga beras kualitas Premium di penggilingan sebesar Rp9.431.00 per kilogram atau naik sebesar 0,96 persen, dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan Rata-rata harga beras beras kualitas medium di tingkat penggilingan sebesar Rp9.100,00 per kilogram naik atau naik sebesar 0,34 persen, sedangkan harga Rata-rata beras kualitas rendah di tingkat penggilingan sebesar Rp8.669,00 per kilogram atau naik sebesar 0,13 persen,” cetus Kepala BPS Pusat Suhariyanto saat jumpa pers, Kamis siang (1/12/2016).
Sementara itu, apabila dibandingkan dengan harga berasa nasional Januari 2016, perkembangan Rata-rata harga beras untuk kualitas premium turun sebesar 3,00 persen, sedangkan harga beras kualitas medium mengalami penurunan sebesar 4,69 persen dan harga beras kualitas rendah mengalami penurunan sebesar 6,58 persen.
![]() |
| Tabel perkembangan harga beras. |
Jurnalis: Eko Sulestyono/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Eko Sulestyono
