LAMPUNG—Meluapnya Sungai Way Sekampung membuat sebagian lahan dari belasan pemilik tambak udang jenis Vaname dan Vaname terendam banjir. Para pemilik tambak ini mempunyai lahan puluhan hektar berlokasi di Dusun Umbul Besar Desa Bandar Agung Kecamatan Sragi serta beberapa dusun. Lahan tambak mereka memang berada di bantaran aliran sungai.
![]() |
| Para petambak yang terpaksa memanen udang lebih awal. |
Suwardi pihaknya sedang melakukan pendataan luasan lahan yang terimbas banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Way Sekampung tersebut.
“Sebagian petambak segera memanen udang miliknya. Kalau tidak segera dipanen dikuatirkan banjir menghanyutkan seluruh udang siap panen dengan estimasi kerugian puluhan juta rupiah. Sebagian petambak sudah bersiap siap untuk panen sepekan ke depan,” ungkap Suwardi saat dikonfirmasi Cendana News di Paret 4 Dusun Umbul Besar Desa Bandaragung Kecamatan Sragi,Kamis (23/2/2017).
Beberapa petambak bahkan terpaksa menggunakan mesin pompa diesel untuk mengurangi volume air di tambak yang mulai meninggi sejak subuh hingga siang ini. Suwardi yang melakukan pemeriksaan sejak malam Rabu (22/2/2017.)
Beberapa pekerja terlihat melakukan proses pemanenan menggunakan jaring sembari menunggu proses pengeringan menggunakan mesin sedot. Devi mengungkapkan udang vaname akan dijual ke Jakarta dan sebagian pengepul di wilayah Bandarlampung. Proses penyortiran terpaksa dilakukan di tanggul karena sebagian wilayah tambak sudah terendam banjir.
![]() |
| Dusun yang terendam air. |
