KPU NTB Tawarkan Sekema Sharing Anggaran Hemat Anggaran Pilkada

JUMAT 20 JANUARI 2017
MATARAM—Untuk menghemat anggaran biaya pelaksanaan Pemiliha Kepala Daerah Provinsi dan Kabupaten Kota NTB secara serentak tahun 2018 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTB menawarkan skema sharing anggaran dengan Pemerintah Provinsi maupun pemerintah Kabupaten Kota NTB.
Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori.
“Biaya pelaksanaan Pilkada serentak pada 2018, tidak sedikit, melalui skema sharing anggaran, kita bisa menghemat anggara antara 36 sampai 42 miliar rupiah,” kata Ketua KPU NTB, Lalu Aksar Ansori di Mataram, Jum’at (20/1/2017).
Sharing anggaran tersebut terkait honor petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Termasuk di dalamnya untuk biaya pengadaan Tempat Pemungutan Suara (TPS), honor linmas, distribusi logistik termasuk biaya Bimibingan Teknis (Bimtek), bagian inilah yang paling banyak menyedot anggaran.
“Untuk tahap pertama tahun 2017 sebagai persiapan pelaksanaan Pilkada, Pemda sendiri telah memberikan 15 miliar rupiah dan itu saya kira cukup” katanya.
Sebelumnya KPU NTB mengajukan 243 miliar rupiah untuk anggaran pelaksanaan Pilkada serentak Gubernur, Bupati dan Wali Kota, tapi nilai tersebut oleh Peprov maupun kalangan DPRD NTB dinilai terlalu besar dan minta dirasionalisasikan.
Jurnalis: Turmuzi/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Turmuzi
Lihat juga...