Komisi III DPRD Kota Balikpapan Rekomendasikan Taksi Gelap Online Dihentikan

RABU, 25 JANUARI 2017

BALIKPAPAN — Setelah ratusan sopir taksi agrometer melakukan aksi protes di gedung DPRD Balikpapan, siang tadi (25/1), Komisi III DPRD bersama pemerintah kota langsung mendatangi kantor operasional taksi online di Jalan MT Haryono, Kecamatan Balikpapan Selatan. Kedatangan ke kantor operasional taksi online didampingi beberapa sopir taksi argometer.

 Pertemuan Komisi III DPRD dan Pemkot Balikpapan, mendatangi kantor tempat beroperasinya taksi online di Jalan MT Haryono, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi III DPRD Kota merekomendasikan kepada pemerintah kota untuk melakukan penyegelan dan penghentian operasional sementara Go Car yang dikelola Go Jek Balikpapan. “Dengan melihat situasi kondusivitas kota, kami Komisi III merekomendasikan penyegelan kantor Go jek dan penghentian operasional Go Car. Langkah selanjutnya silakan pemerintah kota,” ucap Ketua Komisi III DPRD Balikpapan, Andi Arief Agung, di hadapan perwakilan Go Jek.

Menurutnya, alasan rekomendasi penyegelan ini karena ada ketidaksesuaian izin yang dikantongi Go Jek Balikpapan.

“Melihat dari izin yang dikantongi, terjadi ketidaksesuaian antara izin operasional dengan kegiatannya. Karena kita menemukan beberapa bukti seperti pendaftaran Go Car, ada surat bermaterai. Artinya peruntukan izinnya tidak sama,” tegasnya, Rabu, (25/1/2017).

Setelah rekomendasi itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah kota untuk waktunya. “Kita serahkan pelaksanaan kepada pemerintah kota,” tambahnya.

Ada pun dalam pertemuan itu,  Komisi III melontarkan beberapa pertanyaan ke manajemen Go Jek di kantor Jalan MT Haryono. Hendrik selaku perwakilan tidak dapat menjelaskan pertanyaan yang dilontarkan anggota Komisi III seperti aturan, jika terjadi kecelakaan penumpang Go Car, soal kegaduhan kota yang disebabkan aplikasi Go Car dan izin-izin yang dikantongi Go Jek.

Hendrik mengatakan, semua pertanyaan itu akan disampaikan kepada manajemen Go Jek di Jakarta. “Kami tidak bisa jelaskan langsung di sini. Kami akan konsultasikan ke Jakarta,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Go Jek enggan dikonfirmasi. Dirinya menyerahkan sepenuhnya ke manajemen Go Jek di Jakarta. “Tunggu kantor pusat ya, biar manajemen di sana yang menjelaskan,” tandasnya.

Jurnalis: Ferry Cahyanti / Editor: Satmoko / Foto: Ferry Cahyanti

Lihat juga...