Buang Sampah Sembarangan Akibatkan Drainase Tersumbat

KAMIS, 26 JANUARI 2017

LAMPUNG — BERITA FOTO — Sampah di seputaran Pasar Inpres Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, menimbulkan bau tak sedap akibat bercampur dengan air yang bersumber dari kamar mandi serta tempat pembuangan cucian beberapa warung makan di pintu masuk sebelah Timur Pasar Inpres Kalianda. Hal ini diakui Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian pasar Kalianda Kabupaten Lampung, Zaidaryati Kholil, sebagai penyebab meluapnya drainase saat musim penghujan. Zaidaryati bahkan sempat meluapkan kekesalannya dengan meminta karyawan yang sedang mencuci piring ikut membersihkan sampah yang terbuang ke saluran air. Di antaranya nasi basi dan sayuran bekas pembuangan dari tempat cucian piring.

Tercatat beberapa pemilik warung makan dan pedagang di Pasar Inpres di tengah Kota Kalianda menjadi penyebab menumpuknya sampah  dan mengakibatkan drainase atau saluran air di pintu Timur Pasar Inpres Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, akibatkan saluran berbau busuk dan air menggenang sebab tak mengalir lancar. Zaidaryati yang melakukan inspeksi mendadak pada Kamis (26/1/2017) bahkan sempat memegang penyerok sampah yang digunakan untuk membersihkan sampah yang sudah mengendap hingga penyerok dari besi yang dimiliki petugas kebersihan patah pada bagian gagang kayu.

Zaidaryati Kholil juga terlihat berang dan mengancam membongkar paksa beberapa warung makan yang mengakibatkan sampah menggenang di pintu masuk Pasar Kalianda yang digunakan sebagai lokasi berjualan. Zaidaryati bahkan menegur pemilik warung yang sehari-hari berjualan dengan menggunakan bagian atas drainase untuk berjualan dan membuang sampah sisa makanan ke saluran drainase yang mengakibatkan tersumbat.

Satu unit kendaraan pengangkut sampah berikut beberapa petugas kebersihan yang sehari-hari ditempatkan di area pasar terpaksa dikerahkan untuk membersihkan sampah yang berada di saluran air tersebut. Karena berimbas membludaknya air saat musim penghujan. Zaidaryati menegaskan, pemilik warung yang saat itu sedang tidak dilokasi dan hanya ditemui satu karyawannya, diperintahkan untuk membongkar bagian dapur yang dibangun tepat di saluran air dengan menggunakan bangunan seng yang terkesan menimbulkan kekumuhan tersebut.

Berikut aktivitas inspeksi mendadak yang langsung dilakukan oleh KUPT Dinas Perdagangan dan Perindustrian di wilayah Pasar Inpres Kalianda tersebut. Zaidaryati Kholil sempat rela berkotor-kotor dengan sampah. Bahkan sempat masuk ke bagian dapur untuk menegur dan meminta karyawan menghentikan aktivitas membuang sampah ke drainase.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Kepala Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Pasar Kalianda, Kabupaten Lampung, Zaidaryati Kholil.
Zaidaryati Kholil menunggui jalannya pembersihan saluran drainase.
Zaidaryati Kholil meminta pemilik warung membongkar bangunan di atas saluran air.
Zaidaryati Kholil meminta pemilik warung membersihkan sendiri sumbatan sampah di saluran air.
Lihat juga...