RABU, 21 DESEMBER 2016
SOLO — Siswa di Karanganyar, Jawa Tengah, mempunyai cara tersendiri untuk menyambut Hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember besok. Salah satunya dengan membuat sketsa wajah ibu sebagai sosok yang sangat berjasa dalam kehidupan manusia. Siswa kelas X SMA 2 Karanganyar ini, dikumpulkan bersama ibu mereka di kelas untuk memberikan penghormatan jasa-jasa ibu yang sangat luar biasa. Satu persatu siswa diberikan kertas karton yang digunakan untuk menggambar sketsa wajah ibu yang duduk di depan bangku. Para siswa ini pun tanpa berlama-lama langsung membuat sketsa wajah ibunda yang satu sama lainnya tidak sama. Pena para siswa ini pun seakan menari-nari di atas kertas karton yang ingin menunjukkan sosok perempuan yang telah melahirkan di dunia. Ada beberapa siswa yang tampak terampil menggambar sketsa wajah ibu, namun ada pula siswa yang terlihat kesulitan. Hasil final masing-masing karya siswa pun ditunjukkan kepada guru dan ibu mereka.
| Para siswa sungkem, menyalami ibu mereka dengan penuh hormat dan penuh kasih. |
Salah satu siswa, Nunik Windarsih, berharap, di hari ibu ini ia ingin menunjukkan kecintaannya kepada sosok yang telah melahirkannya.
“Saya ingin berbakti kepada ibu, yakni dengan membuat bahagia dan membanggakannya,” ucap siswa kelas X itu kepada Cendana News, Rabu (21/12/16).
Tak hanya itu, di hari spesial itu, ada harapan besar yang ingin ditunjukkan Nunik. Yakni mencoba memberikan sketsa terbaik untuk perempuan yang selama 17 tahun mencurahkan kasih sayangnya.
“Saya tidak mungkin bisa membalas kasih sayang yang telah diberikan hingga saat ini. Lewat hari ibu ini, ingin sekali saya bisa membanggakan ibu dan keluarga,” tandas Nunik dengan haru.
![]() |
| Salah seorang siswa menunjukkan sketsa wajah ibu. |
Pihak sekolah sendiri sengaja menggelar kegiatan itu untuk memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada sosok ibu. Dengan menggambar sketsa ibu, diharapkan siswa bisa lebih mencintai sosok ibu.
“Siswa dapat membayangkan bagaimana wajah ibu yang perjuangannya sangat besar,” imbuh Suliastuti.
Kepala Sekolah SMA 2 Karanganyar itu menekankan dengan semangat hari ibu, diharapkan tidak ada lagi tindak kekerasan terhadap ibu, terutama yang dilakukan anaknya.
“Aksi menyambut hari ibu ini diakhiri dengan sungkeman kepada ibu dan guru yang ada di sekolah,” pungkasnya.
Jurnalis: Harun Alrosid / Editor: Satmoko / Foto: Harun Alrosid
