JUMAT, 23 DESEMBER 2016
WAIKABUBAK — Bupati Sumba Barat meminta masyarakat Kabupaten Sumba Barat lebih giat melakukan penanaman aneka jenis pohon. Kegiatan ini akan mampu menekan laju pemanasan global yang sedang terjadi.
![]() |
| Bupati Sumba Barat bersama para pejabat dan Forkopimda saat peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia. |
Demikian disampaikan Bupati Sumba Barat, Drs.Agustinus Niga Dapawole, saat apel memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional 2016, Rabu (21/12/2016) di lapangan Kantor Desa Patiala Dete, Kecamatan Lamboya.
Dalam rilis yang diterima Cendana News, Bupati Sumba Barat mengatakan, selain memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, kegiatan menanam juga dilakukan untuk memperingati HUT provinsi NTT, HUT Kabupaten Sumba Barat, Hari Kesetiakawanan Nasional, dan Hari Ibu.
“Saat ini banyak terjadi bencana alam akibat kondisi alam yang kritis dan hal ini menjadi permasalahan serius di dunia termasuk di Sumba Barat,” ujarnya. Untuk menangani lahan kritis dan lahan-lahan kosong, Agustinus meminta agar dilakukan penanamanan kembali. Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kehutanan RI bekerjasama dengan sekolah, instansi pemerintah dan masyarakat, meminta setiap orang menanam minimal 5 pohon.
Penanaman pohon, sebutnya, adalah salah satu cara untuk menekan laju panas bumi dan demi menjaga kelangsungan makhluk hidup di dunia ini. Untuk itu, kita bersama-sama menanam pohon di halaman atau di lingkungan kita.
“Manfaatkan lahan kosong dan mari kita jadikan lingkungan kita hutan dan hutan kita yang mulai gundul kita hijaukan kembali,” pintanya. Hari ini juga, papar Agustinus, diperingati untuk mengenang jasa para pemimpin dan pendahulu. Keadaan Sumba Barat saat ini, tidak terlepas dari jasa pemimpin terdahulu yang begitu besar buat daerah Sumba. Dengan mekarnya kabupaten ini, jelasnya, membuat wilayah Kabupaten Sumba Barat semakin sempit sehingga pembangunan dan pelayanan masyarakat bisa terpenuhi. Maka, masyarakat harus saling mendukung dalam pembangunan Kabupaten Sumba Barat ke arah yang lebih baik.
![]() |
| Para prajurit Kodim 1613 Sumba Barat yang terlibat menanam pohon dalam peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia. |
“Memperingati HUT provinsi NTT kali ini juga, kita harapkan agar citra negatif NTT yang terkenal susah air dan kering supaya bisa kita hilangkan. Saat ini NTT sudah siap bersaing dengan wilayah-wilayah lain,” tuturnya. Diperingati pula Hari Ibu, sebut Agustinus, agar jasa pengorbanan para ibu tetap terhargai. Dalam masa pembangunan saat ini, tidak ada perbedaan antara lelaki dan perempuan dalam mengambil keputusan.
Peringatan kesetiakawanan Nasional, terang Bupati Sumba Barat, juga membawa pesan agar selalu meningkatkan rasa kebersamaan dan gotong royang. Saat ini semangat kesetiakawanan masih kuat di kalangan masyarakat Sumba, rasa cinta antarsesama masih melekat.
“Mari kita jaga dan tingkatkan rasa kesetiakawanan dan sifat gotong royong sebagai ciri khas bangsa kita,” pungkasnya.
Jurnalis: Ebed de Rosary / Editor: Satmoko / Foto: Ebed de Rosary
