SELASA 6 DESEMBER 2016
![]() |
| Salah satu kolam ikan lele Rukodaya “Apartemen Lele” Sugiarti. |
Lingkungan Jalan Cengkir, Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur cukup asri. Kesan sejuk terpancar dari tanaman hijau yang berada di setiap rumah. Hanya sekitar 20 meter dari gerbang masuk Jalan Cengkir, maka sampailah kami di sebuah ruko kecil yakni Sanggar Rias Putri yang melayani jasa rias pengantin tradisional sekaligus menyewakan peralatan pesta. Tidak jauh dari Sanggar Rias Putri, berdiri sebuah rumah dua lantai bertuliskan “Jual Ikan Lele Segar”. Sanggar rias serta rumah yang menjual ikan lele segar itulah yang kami maksudkan dengan Rukodaya Damandiri Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur.
Omzet Per Bulan Rp8 Juta
![]() |
| Kiri atas: Kolam indukan ikan lele betina. Kanan atas: Kolam Indukan ikan lele jantan dilihat dari lantai dua. Kiri bawah: Salah satu kolam ikan lele di lantai tiga bangunan. Kanan bawah: Kola-kolam lele dilihat dari atas kolam di lantai tiga |
Selain budidaya ikan lele dan rias pengantin tradisional sekaligus menyewakan perlengkapan pesta, maka Sugiarti juga mengembangkan budidaya tanaman lidah buaya dan cabai rawit lengkap dengan rawithijau. Pertimbangan Sugiarti memilih mengembangkan lidah buaya adalah berdasarkan manfaat yang mulai diketahui khalayak sebagai salah satu obat alternatif penyakit lambung. Selain itu, lidah buaya juga bisa diolah menjadi minuman sehat yang menyegarkan tubuh. Sedangkan untuk budidaya cabai adalah usaha Sugiarti untuk menggalakkan pemanfaatan lahan pekarangan rumah maupun ruangan-ruangan yang ada di dalam rumah.
![]() |
| Kiri atas: Jalan Cengkir yang begitu asri. Kanan atas: Sanggar Rias Pengantin milik Sugiarti. Kiri bawah: Rumah tempat peralatan pesta milik Sugiarti. Kanan bawah: “Apartemen Lele” dilihat dari luar |

