Pertumbuhan PAUD Meningkat, Perlu Peningkatan Kesejahteraan Guru

RABU, 7 DESEMBER 2016
 
LAMPUNG—Pertumbuhan lembaga pendidikan tingkat anak usia dini yang kini dikenal dengan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mengalami perkembangan cukup pesat. Kepala bidang pendidikan non formal (Kabid PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Lamsel, Syamsiah SE, MM, mencatat hingga tahun 2016 sudah terdapat 600 PAUD di kabupaten tersebut. Keberadaan PAUD tersebut kini tersebar di sejumlah desa dengan perkembangan cukup membanggakan dengan kondisi bangunan PAUD, tenaga pendidik serta kesadaran para orang tua untuk memasukkan anak-anaknya ke sekolah PAUD. Ia mengungkapkan, saat ini kesadaran orang tua untuk memasukkan anaknya ke lembaga pendidikan PAUD juga menjadi sebuah kebutuhan terutama saat kedua orang tua melakukan tugas atau bekerja. Lembaga pendidikan bisa sekaligus menjadi tempat belajar yang baik bagi anak-anak usia dini.

Kabid PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Lamsel, Syamsiah SE, MM, (tanpa jilbab) mencatat hingga tahun 2016 sudah terdapat 600 PAUD di Kabupaten Lamsel.

Syamsiah SE, MM yang dikenal sebagai wanita yang banyak membidani keberadaan PAUD di Kabupaten Lampung Selatan menuturkan, keberadaan PAUD di Kabupaten Serambi Sumatera ini menunjukkan pendidikan untuk usia dini di Lamsel mengalami kemajuan. Selain perhatian dari kepala daerah dengan memperhatikan perkembangan lembaga pendidikan juga didukung aparat desa yang mulai peduli dengan kondisi pendidikan di setiap desanya masing masing.

Ia mengungkapkan, ratusan PAUD yang tercatat, tersebar pada 17 kecamatan di Lampung Selatan, namun sebagian ada PAUD yang sudah tak beroperasi akibat melebur dengan PAUD yang lain tersebab kekurangan murid. Kondisi kekurangan murid salah satu faktornya akibat sebagian siswa usia PAUD melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi ke tingkat Taman Kanak-kanak (TK) atau Sekolah Dasar (SD). Meski demikian, ia mencatat jumlah terus bertambah karena di beberapa wilayah juga banyak keluarga baru yang memiliki anak usia PAUD.

Syamsiah SE, MM, (tanpa jilbab) berbincang dengan siswa di dalam kelas.

Ia mengungkapkan, peran PAUD sangat penting, karena PAUD merupakan tonggak pendidikan generasi muda, baik karakter, sifat, perilaku, maupun kepribadian akan dibentuk dari tingkat ini. Selain itu, PAUD juga merupakan bentuk peran serta pemerintah hingga ke tingkat desa dalam memperhatikan sektor pendidikan. Perhatian tersebut terutama saat ini setiap desa memiliki anggaran dana desa (DD) yang sebagian bisa dipergunakan untuk membantu setiap PAUD yang ada di desa sesuai peruntukan dana desa yang sebagian bisa dialokasikan untuk sektor pendidikan anak usia dini.

“Meski telah banyak namun tetap kita akui bagian pendidikan non formal terus banyak melakukan pembenahan. Sebab, hingga saat ini masih banyak tenaga pendidik atau guru PAUD yang belum berstatus sarjana,” ungkap Kabid PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (7/12/2016).

Ia menerangkan, akan terus mengupayakan proses standarisasi guru-guru PAUD yang ada di Kabupaten Lampung Selatan. Ia mengungkapkan,  ke depan tentu harapannya tenaga didiknya memiliki tingkat pendidikan sarjana. Langkah tersebut dilakukan di antaranya dengan memberi kesempatan para guru PAUD melakukan penyetaraan dan juga yang masih memiliki kesempatan untuk menempuh pendidikan di jenjang sarjana bisa menempuhnya sebab sebagian guru PAUD ada yang lulusan SMA.

Di lain sisi ia juga menyinggung mengenai kesejahteraan guru PAUD yang bergaji sangat minim. Gaji yang dirasa belum layak di antaranya dengan hanya ratusan ribu dan dibayarkan selama per triwulan tetap menjadi perhatian bidang PNF. Ia mengungkapkan, selain memperhatikan perkembangan PAUD di Lampung Selatan juga tak lupa memperhatikan kesejahteraan para guru PAUD. Menyesuaikan dengan kemampuan pemerintah daerah Samsiah juga tetap berharap kesejahteraan para tenaga pendidik di PAUD akan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Ia juga mengapresiasi sejumlah PAUD di Lampung Selatan yang benar-benar telah menerapkan standar pendidikan bagi anak-anak usia dini. Selain memperkuat pendidikan karakter, siswa-siswa PAUD juga menjadi cikal bakal siswa yang memiliki pemahaman akan lingkungan sehingga beberapa PAUD menerapkan sistem sekolah alam dan tak hanya fokus dalam bidang pendidikan di dalam kelas.

Jurnalis: Henk Widi / Editor: Satmoko / Foto: Henk Widi

Lihat juga...