Lima Hari Pasca Gempa, Warga Pidie Jaya Kembali Beraktifitas Normal

MINGGU, 11 DESEMBER 2016
ACEH — Lima hari pasca terjadinya gempa bumi berkekuatan 6,5 SR di Kabupaten Pidie Jaya, kini warga mulai kembali beraktifitas normal. Masyarakat Pidie Jaya, kembali melakukan aktifitas pertanian, meski masih tinggal di pengungsian.
Lima hari pasca gempa, warga Pidie Jaya mulai beraktifitas bekerja.
“Meski masih tinggal di tempat pengungsian, tapi kami tetap harus bekerja cari uang juga,” ujar Mardiah, salah seorang petani yang ditemui saat sedang menanam padi bersama 6 rekannya, Minggu (11/12/2016).
Menurutnya, tidak seharusnya masyarakat meratapi kesedihan karena gempa telah meluluh-lantakkan rumah-rumah mereka. Musibah lebih baik diserahkan kepada Yang Maha Kuasa. “Sudah terjadi, itu juga dari Allah, jadi mau tidak mau kita harus menerima dan tidak boleh pasrah,” katanya.
Mardiah bersama rekan-rekannya merupakan petani yang diminta untuk membantu menanam padi di sawah milik orang lain. Dalam sehari, Mardiah bisa mendapatkan uang sebesar Rp. 50-60.000 untuk satu petak sawah.
Seperti diketahui sebelumnya, usai gempa melanda Provinsi Aceh pada Rabu (7/12/2016) silam, lebih dari 11 Ribu masyarakat Pidie Jaya harus mengungsi. Sekitar 105 Ruko runtuh, 12.560 unit rumah rusak ringan hingga berat, 49 Masjid roboh, dan 1 RSUD Pidie Jaya rusak berat.

Jurnalis : Zulfikar Husein / Editor : Koko Triarko / Foto : Zulfikar Husein

Lihat juga...