Libur Natal dan Tahun Baru, Tiket Kereta di Yogyakarta Ludes Terjual

JUMAT 23 DESEMBER 2016

YOGYAKARTA—PT Kereta Api Indonesia (KAI) daop VI Yogyakarta mencatat adanya lonjakanpeningkatan penumpang kereta di stasiun Tugu dan stasiun Lempuyangan Yogyakarta pada masa libur natal dan tahun baru 2016 ini. Jumlahnya tercatat mencapai sebanyak 1294 orang penumpang. Lonjakan penumpang kereta ini diketahui meningkat sekitar 5 persen dari tahun sebelumnya.
Suasana stasiun kereta api.
Hal itu diungkapkan Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta Hendy Helmy seusai melakukan Apel Gelar Pasukan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2016/2017 bertempat di Halaman Timur Stasiun Tugu Yogyakarta, Jumat (23/12/2016). Pihak PT. KAI Daop VI sendiri mengaku telah menyiapkan sebanyak 6 kereta tambahan guna mengantisipasi peningkatan peumpang tersebut. Masing-masing kereta yang disiapkan antara lain adalah kereta Tatsaka, Lodaya, Dwipangga, Sancaka dan Argo Lawu.
Sementara itu humas PT. KAI Daop VI Eko Budiyanto menambahkan tingkat okupasi tiket kereta bulan Desember ini telah mencapai 95 persen lebih. Meliputi tiket semua jurusan, baik itu untuk tiket tujuan Jakarta, Surabaya, Malang maupun Bandung. Meski begitu pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk tidak khawatir kehabisan tiket. Pasalnya masih ada kemungkinan tiket sisa dari penumpang yang membatalkan keberangkatannya.
“Untuk bulan Desember ini 95 persen tiket telah habis terjual. Namun masyarakat jangan pesimis. Karena masih bisa mencari tiket dari penumpang yang membatalkan keberangkatan. Karena kita akan jual kembali tiket yang dibatalkan itu. Tiket bisa didapatkan mana saja sesuai yang telah kita tunjuk, ” ujarnya.
Lebih lanjut Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta Hendy Helmy juga memastikan pihaknya telah siap 100 persen dalam menyambut libur natal dan tahun baru ini. Selain telah meningkatkan keamanan, menambah jumlah kerberangkatan kereta, pihaknya juga telah melakukan berbagai upaya lain. Mulai dari pengamanan pintu perlintasan kereta, pengecekan dan pemeriksaan layanan di setiap stasiun, hingga kesiapan teknis seperti kondisi rel, perjalanan kereta dan sebagainya.
“Semua kelengkapan maupun attribute? angkutan kereta selama libur natal dan tahun baru ini kita sudah siap” tegasnya.
Sementara itu salah seorang penumpang kereta Kasmiati warga Kecamatan Mlati Sleman mengaku memilih moda angkutan kereta karena dinilai murah dan nyaman dibanding angkutan lain. Ditemui Cendana News di stasiun Lemputangan, ia dan keluarganya mengaku memanfaatkan libur natal dan tahun baru untuk mengunjungi kerabatnya yang ada di Jakarta.
“Saya berangkat rombongan 14 orang. Tiket saya beli sudah sejak jauh-jauh hari lalu. Karena kalau tidak, maka akan sulit mendapatkan tiket, apalagi saat libur akhir tahun seperti sekarang ini, ” tuturnya.
Jurnalis : Jatmika H Kusmargana/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Jatmika H. Kusmargana
Lihat juga...