KAMIS 8 DESEMBER 2016
PIDIE JAYA—Ratusan relawan hingga hari ini masih melakukan pencarian korban reruntuhan bangunan akibat gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (8/12/2016). Sejumlah korban diyakini masih terjebak di dalam reruntuhan bangunan yang roboh paska gempa 6,5 SR kemarin.Salah seorang korban gempa, warga Pidie Jaya bernama Khairunnisa, kepada Cendana News, mengatakan, saat ini masih terlihat sejumlah alat berat dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

Selain itu tampak juga puluhan tim dari anggota TNI, kepolisian, tim SAR, dan relawan lainnya yang berdatangan ke lokasi. “Masih, sampai sekarang masih dilakukan pencarian korban, ada mobil beko (alat berat, red) yang bersihin rumah-rumah sama toko yang roboh juga,” ujar Khairunnisa.
Ia menambahkan, proses evakuasi sudah dilakukan sejak pukul 7.00 WIB Evakuasi dilakukan di sejumlah kecamatan yang terkena dampak cukup parah dari gempa bumi. Di antaranya Ulee Glee, Tringgadeng, Meurdu, dan beberapa lokasi lainnya.
“Sebagian toko yang roboh, dibongkar dan puing-puingnya dipindahkan, kalau ada dapat korban langsung diangkat dan dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh mencatat sudah sebanyak 99 orang korban meninggal dunia berhasil dievakuasi akibat tertimpa reruntuhan gempa. BPBD Aceh juga mencatat, sebanyak 136 orang mengalami luka berat dan 616 orang luka ringan.
Gempa subuh tersebut juga menghacurkan 429 rumah, 234 rumah toko, 4 bangunan sekolah, 18 bangunan masjid dan satu bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pidie Jaya. Sebanyak 3.267 jiwa di antaranya mengungsi ke sejumlah lokasi akibat gempa.
Jurnalis: Zulfikar Husein/Editor: Irvan Sjafari/Foto: Zulfikar Husein