Hilangkan Trauma, Polwan dan Relawan Ajak Anak Korban Gempa Aceh Menggambar Bersama

MINGGU, 11 DESEMBER 2016
ACEH — Jumlah relawan yang datang ke Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, semakin meningkat. Tak hanya memberi bantuan berupa sembako, makanan ringan dan pakaian, sejumlah relawan juga hadir untuk membantu memulihkan trauma yang dialami oleh anak-anak korban gempa, Minggu (11/112/2016).
Para relawan mengajak anak-anak untuk bermain dan menggambar sebagai salah-satu upaya untuk memulihkan kondisi psikologi anak. Anak-anak diberikan alat tulis, krayon, buku gambar serta didampingi langsung oleh para relawan. Pantauan Cendana News, di Posko Kepolisian Daerah Aceh, di Trienggadeng, Minggu (11/12/2016), sejumlah relawan terdiri dari Polisi dan Polwan serta relawan dari SoS Children Village, sedang bermain bersama anak-anak. Para polisi wanita mencoba menghibur anak-anak dengan mengajak mereka bernyanyi ria.
Terlihat anak-anak cukup gembira ikut bernyanyi bersama-sama. Polwan yang memandu anak-anak tersebut juga terlihat cukup bersemangat. Meski di tengah-tengah aktifitas bernyanyi tersebut sempat terjadi gempa susulan yang membuat anak-anak berlari dan menangis. Namun, para relawan, polwan dan para orang tua dengan sigap menenangkan anak-anak tersebut. Mereka kemudian kembali melakukan aktifitas menggambar, meski beberapa anak masih dalam keadaan takut dan tampak menangis.
Polwan Polda Aceh dan relawan menghibur anak korban gempa di Aceh.
“Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk memulihkan kondisi anak-anak yang trauma karena gempa. Selain itu, menggambar itu bisa mengasah otak dan kreatifitas anak,” ujar Nova Sintia, relawan SoS Children Village.
Nova pun berharap, kegiatan tersebut dapat membantu memulihkan kondisi anak yang mengalami trauma. “Kita melihat, anak-anak ini mengalami trauma yang cukup besar. Mudah-mudahan melalui kegiatan seperti ini dapat membantu memulihkan kondisi mereka,” pungkasnya.
Jurnalis : Zulfikar Husein / Editor : Koko Triarko / Foto : Zulfikar Husein
Lihat juga...