Tuntut Bangun Sekolah Baru, Puluhan Orangtua Aksi di Jalan Pemkot Balikpapan

RABU, 20 JULI 2016

BALIKPAPAN — Puluhan warga perwakilan orangtua siswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Dahor datangi kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Rabu siang (20/7). Mereka menuntut agar pemerintah mengelola pendidikan khususnya dalam penerimaan pendaftaran siswa baru dengan adil.
aksi Forum Komunikasi Pemuda Dahor di depan kantor pemerintah kota Balikpapan
Koordinator FKPD Heri meminta pemerintah untuk segera membangun fasilitas sekolah baru agar dapat menampung siswa yang tidak berhasil masuk disekolah Negeri. Hal itu berdasarkan dana pengelolaan anggaran pendidikan sebesar 20% dari APBD kota.
“Harus ada fasilitas sekolah baru yang dibangun tahun depan, agar siswa dapat tertampung di negeri. Kita juga menuntut pemerintah kota untuk transparan dalam pengelolaan anggaran pendidikan yang 20%. Bahwa 600 miliar anggaran itu harusnya mampu menciptakan pendidikan yang berkualitas. Jumlah sekolah ruang kelas harusnya cukup dengan anggaran seperti itu,” terangnya usai melakukan aksi.
Selain itu, pihaknya menilai pengelolaan pendidikan yang ada dikota Balikpapan tidak adil dan bahkan cenderung pilih kasih. Hal tersebutlah yang membuat dirinya bersama warga menginginkan kebijakan yang adil untuk mereka yang merasa didiskriminasi dari proses pendaftaran penerimaan siswa baru.
Pada kesempatan itu, Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Ida Prahastuty mengatakan agar masyarakat mengerti dengan keterbatasan anggaran yang dialami kota Balikpapan.
“Keterbatasan anggaran yang membuat kondisinya seperti ini. Dan masyarakat juga harus bisa memahami ini,” ujarnya.(Ferry Cahyanti)
Lihat juga...