17 Hari Lagi, Kabel Optik Selesai di Perbaiki

SENIN, 25 JULI 2016

JAYAPURA — Manajemen PT. Telkom Wilayah Papua memprediksikan proses perbaikan kabel optik bawah laut akan terselesaikan sekitar 17 hari lagi, tepatnya Kamis (11/8) mendatang. Sebelumnya kabel tersebut putus sekitar Rabu (29/6/2016) terkena lava di wilayah perairan Kabupaten Sarmi.

General Manager PT. Telkom Wilayah Papua Agus Yudha Basuki mengatakan pihaknya saat ini mendapat informasi dari tim perbaikan kabel Fiber Optik (FO) yang terputus, tengah dikerjakan sejak Minggu (24/7) kemarin.
“Kapal merapat di Jayapura selama dua hari dan 24 Juli malam sudah menuju ke lokasi. Aktifitas penyambungan itu akan dilakukan sampai 11 Agustus 2016, kata Agus Yudha Basuki di ruang kerjanya, Senin (25/7).
Pihaknya berharap perkiraan tanggal tersebut tak meleset, karena pihaknya melihat dari laporan harian yang dilakukan tim tersebut. Sehingga, menurutnya, apabila penyambungan telah selesai maka kabel optik tersebut dapat digunakan kembali seperti biasanya. Sistem kabel optik paling lambat masuk pada 12 Agustus, ujarnya.
Perbaikan kali ini, lanjutnya, lokasi kabel sebelumnya yang telah digeser, nantinya akan digeser lagi dan diperhitungkan cukup jauh agar tidak lagi terkena jalur lava yang selebar 3 kilometer. Jadi waktu putus sebelum ini digeser sekitar 20 kilometer, untuk kali ini akan digeser sampai 70 kilometer, agar tidak masuk wilayah 3 area lava di bawah laut.
“Material yang digunakan nantinya dengan jumlah yang cukup banyak, pasalnya panjangnya lebih dari 200 kilometer. Untuk menyambung kabel ke tempat pergeseran dibutuhkan kabel sepanjang 230 KM, atau 230 gulungan kabel dan satu unit repeuter atau penguat sinyal” katanya.
Estimasi waktu perbaikan kabel optik tersebut, lanjutnya, mengalami kemunduran karena kapal milik Telkom yang bernama Cable Ship Nusantara Explorer alami kendala di Pelabuhan Makassar.
“Karena menjelang hari raya, di Pelabuhan Makassar yang diizinkan waktu itu hanya kapal penumpang dan KRI, selain itu kapal lain tidak diizinkan bersandar. Jadi harusnya alokasi 8 Juli bisa merapat kita baru bisa merapat 11 Juli. Dan setelah bersandar mereka memerlukan waktu tiga hari untuk memuat material kabel” ujarnya.
Pihaknya juga meminta maaf atas keterlambatan perbaikan yang kini tengah dilakukan di perairan Kabupaten Sarmi. Kepada masyarakat, kami meminta maaf atas keterlambatan ini. Dan semoga kedepan kami dari Telkom juga berharap tak ada kejadian serupa, dan sekedar diketahui kalau insiden ini murni karena alam, bukan kelalaian manusia atau lainnya. (Indrayadi T Hatta)
Lihat juga...