Tinggalkan Politik, Mari Tingkatkan Ibadah

JUMAT, 10 JUNI 2016

LHOKSEUMAWE — Wali Kota Lhokseumawe, Suaidi Yahya, meminta warganya untuk meninggalkan sementara persoalan politik. Ia berharap, momentum bulan ramadhan benar-benar dimanfaatkan masyarakat sebagai bulan untuk meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

“Kita sadari beberapa bulan lagi kita akan kembali melaksanakan pesta demokrasi, yaitu Pilkada 2017, tapi mari kita tinggalkan dulu urusan poilitik, mari kita memanfaatkan bulan ramadhan ini untuk meningkatkan dan menambah keimanan kita,” ujar Suaidi Yahya, Jumat (10/6/2016).
Wali Kota Suaidi juga meminta para pelaku politik untuk memanfaatkan bulan ramadhan sebagai momentum untuk introspeksi diri sendiri. Kemudian ia mengajak para pelaku politik praktis melakukan politik yang fair pada pemilihan kepala daerah mendatang.
Sementara itu, imbauan yang sama juga datang dari kalangan ulama. Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Lhokseumawe, berharap warga lebih memperbanyak ibadah di bulan suci ini. MPU meminta warga lebih banyak melakukan hal-hal poisitf dan meninggalkan perbuatan negatif.
Ketua MPU Kota Lhokseumawe, Tgk. Asnawi Abdullah, mengatakan, piahkanya berharap masyarakat memperbanyak ibadah dengan cara beristigfar dan berzikir. Selain itu, ia juga mengimbau warga memanfaatkan masjid untuk memperbanyak iktikaf.
“Baiknya selama bulan ramadhan ini kita memperbanyak istigfar, berzikir, beriktikaf di masjid dan mengaji atau tadarus serta berbagai kegiatan positif lainnya, bukan kegiatan yang bisa membuat kita lalai sehingga nilai ibadah kita berkurang bahkan hilang,” ujarnya kepada Cendana News, Jumat (10/6/2016).
Ia menambahkan, MPU mengimbau masyarakat untuk menjauhkan diri dari pada perbuatan-perbuatan yang dapat merusak nilai ibadah. Salah satunya sebut Asnawi adalah seperti melakukan asmara subuh dan berjudi sepak bola.
“Masyarakat jangan mengotori ramadhan ini dengan menonton siaran televisi yang menjurus sampai terjadi pertaruhan atau judi, salah satunya nonton bola maupun hal serupa lainnya, karena perbuatan tersebut sangat dilarang dalam agama islam,” pungkas Tgk. Asnawi.(Zulfikar Husein)
Lihat juga...