Harga Lebih Murah, Pedagang Sapi di Sumenep Pilih Borong Dari Kepulauan

JUMAT, 10 JUNI 2016
SUMENEP — Rendahnya harga sapi di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, membuat para pedagang daerah setempat membelinya dengan cukup banyak. Pasalnya sapi yang dibeli dari pulau tersebut bisa memberikan keuntungan yang lebih menjanjikan dibanding beli sapi di wilayah daratan, sehingga kebanyakan para pedagang memborong sapi ke daerah pulau.
Suasana sapi sedang diturunkan dari atas perahu.
Biasanya para pedagang memborong sapi ke daerah kepulauan dilakukan setaip minggu, sehingga setibanya di daratan sapi-sapi tersebut kembali dijual kepada pembeli dengan cara dibawa ke berbagai pasar ternak. Sehingga distulah para pedagang bisa meraup keuntungan yang lumayan besar, sebab harga beli sapi di pulau itu tidak setinggi dengan sapi di daerah daratan.
“Memang kebanyakan pedagang sapi dari daratan memborong sapi dari wilayah kepulauan, sebab harganya lebih murah dari pada di daratan, sehingga pedagang bisa mendapatkan keuntungan yang lebih menjanjikan. Karena kalau beli sapi di daratan sangat mahal, maka ketika hendak dijual kembali keuntungannya sangat sedikit,” kata Massawi (48) salah seorang pedagang sapi di Kabupaten Sumenep, Jumat (10/6/2016).
Disebutkan, bahwa para pedagang sapi memang sengaja membeli sapi dari kepulauan dengan jumlah yang cukup banyak, karena apabila ingin dibawa kedaratan tidak rugi, sebab harus menggunakan perahu kayu. Maka ketika hanya membawa sapi dengan jumlah sedikit akan rugi di ongkos angkut, sehingga setibanya di daratan tidak bisa mendapatkan hasil sesuai yang mereka harapkan.
“Kami kalau beli sapi ke daerah pulau dengan jumlah banyak, yang pasti diatas 100 ekor setiap kali angkut, karena kalau sedikit akan rugi, sebab ongkosnya per ekor sudah Rp. 135.000. Masalahnya itu kan masih mau dijual lagi, jadi kami tetap mencari harga yang lebih murah dengan didaratan meskipun jaraknya lumayan jauh,” jelasnya.
Biasanya para pedagang membeli sapi ke daerah Pulau Sepudi yang merupakan daerah memiliki populasi sapi cukup banyak, sehingga di daerah tersebut mereka bisa memilih sapi dari berbagai ukuran dari kecil hingga besar dengan harga yang bervariasi. Tetapi para pedagang memilih sapi dengan harga yang hanya berkisar Rp. 8.000.000 – 10.000.000 per ekor, sebab itu akan mudah laku.
“Terkadang kami setiap ekor bisa mendapatkan hasil antara Rp. 500.000 – 1000.000 per ekor, jadi sudah besar, makanya kalau beli di daratan kemudian mau dijual lagi tidak akan sampai sebesar itu hasilnya,” pungkasnya. (M. Fahrul)
Lihat juga...