SENIN, 14 MARET 2016
Jurnalis: Ebed De Rosary / Editor: ME. Bijo Dirajo / Sumber foto : Ebed De Rosary
MAUMERE — Masyarakat kabupaten Flores Timur dan kabupaten Sikka yang mendiami kota Larantuka dan Maumere berharap Direktur Utama PLN segera mencopot Manager PLN area Flores Bagian Timur (FBT) karena di dua daerah tersebut sejak tiga bulan terakhir sering terjadinya pemadaman tanpa pemberitahuan.
![]() |
| Demo yang dilakukan elemen mahasiswa di depan kantor PLN area FBT bulan Desember 2015 |
Warga Kota Larantuka, Emanuel Diaz menyebutkan, seringnya pemadaman dan hampir berlangsung setiap hari membuat berbagai alat elektornik milik pelanggan PLN sering rusak.
“Kadang dua tiga jam bahkan bisa sampai setengah hari. Kalau ada pemberitahuan kami pasti siap, tapi ini tiba-tiba saja padam dan sudah berlangsung berbulan-bulan tanpa ada perbaikan,”ucapanya di Maumere, Senin (14/3/2016).
Disebutkan, sebentar lagi akan ada Prosesi dan sejak hari Rabu (23/3/2016) ribuan peziarah dari dalam maupun luar negeri akan membanjiri kota Larantuka. Jika hal ini tidak dibenahi, tentu akan membuat malu pemerintah, khususnya PLN.
Hal senada juga diampaikan Warga Maumere, Philipus Rado yang ditemui di pasar tingkat, listrik di kota juga sering padam hingga 3 jam dan hampir setiap hari terjadi.
“Gerhana matahari sudah tidak ada, tapi kami mengalami ‘gerhana’ hampir tiap hari. Saat malam kota gelap seperti ada gerhana saja. Kami minta segera dicopot Manager PLN FBT karena tidak bisa mengatasi ini, “ kata Philip.
Sebagai pelanggan masyarakat sangat dirugikan. Banyak alat elektronik yang rusak akibat pemadaman mendadak dan tegangan sering tidak stabil.
“Kami sebagai konsumen selalu dirugikan tapi tidak pernah mendapat ganti rugi atau kompensasi dari kelalaian manajemen. Kami tidak bayar listrik dua bulan saja langsung diputus jaringannya tapi bila PLN yang salah kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ungkapnya emosi.
| Kantor PLN area FBT di jalan Gajah Mada Maumere |
Manager PLN area Flores Bagian timur (FBT), Elphis Sinambela yang hendak ditemui dikantornya belum dapat dimintai keterangan karena sedang rapat bersama seluruh asisten manager dan belum bisa dikonfirmasi terkait pemadaman listrik.