MINGGU, 20 MARET 2016
Jurnalis: Charolin Pebrianti / Editor : Fadhlan Armey / Sumber foto: Charolin Pebrianti
SURABAYA — Akibat banjir yang terjadi di beberapa daerah di Jawa Timur, mengakibatkan harga komoditi seperti sayuran dan bumbu dapur mengalami kenaikan.
![]() |
| Aktifitas jual beli di Pasar Pucang |
Salah seorang pedagang, Sabarno (68), warga Pucang mengatakan, kenaikan harga beberapa komoniti sudah terjadi sejak seminggu terakhir ini.
“Barangnya sulit, katanya akibat banjir di beberapa daerah di Jawa Timur sehingga distribusinya terhambat,” terangnya kepada Cendana News di tempat jualannya, Minggu (20/2/2016).
Sabarno menjelaskan, seperti harga tomat super yang sebelumnya Rp.12.000 kini naik menjadi Rp 16.000. sementara itu untuk bawang merah super yang sebelumnya Rp.45.000 naik menjadi Rp.55.000.
Sedangkan untuk Cabai rawit sebelumnya Rp.38.000 menjadi Rp.45.000. Cabai merah besar sebelumnya Rp 25 ribu sekarang naik menjadi Rp 40 ribu.
Sabarno menambahkan, untuk bawang putih super, harga sebelumnya Rp.32.000 naik menjadi Rp.36.000 dan wortel yang sebelumnya Rp.11.000 sekarang menjadi Rp.17.000.
Sariyah (55 tahun) warga Mulyorejo mengeluhkan kenaikan harga kebutuhan pokok tersebut. Terutama sayur-sayuran yang menurutnya naik 2-3 kali lipat dari biasanya.
“Untuk bayam 2 ikat kecil saja harganya Rp.6 ribu, begitu juga dengan kangkung, naik 2 kali lipat,” tukasnya.
Kenaikan ini tentunya menyulitkan dirinya sebagai seorang ibu yang harus memasak untuk dua orang anaknya. Kebutuhan yang semakin mahal membuatnya bingung untuk menentukan menu masakan tiap hari.
“Saya berharap semua harga kembali normal, kalau pun naik ya jangan 2 hingga 3 kali lipat,” harapnya.