
FLORES — Proyek perluasan jaringan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Ruteng, Flores, NTT ke beberapa wilayah desa di Kabupaten Manggarai memastikan ratusan pohon milik warga yang tumbuh di jalur bentangan instalasi kabel harus jadi korban penumbangan. Hal tersebut antara lain terjadi di wilayah Desa Lolang dan Desa Jaong, Kecamatan Satarmese.
Salah seorang warga Desa Lolang, Konradus menyebutkan, akibat perluasan jaringan PLN ke wilayahnya, dirinya terpaksa harus merelakan sekitar tujuh puluh batang pohon ditumbangkan.
” Saya punya mungkin yang paling banyak korban. Sekitar 70 pohon,” ungkapnya kepada Cendana News saat merapikan pohon tumbangan, Jumat (18/09/2015).
Dirinya mengharapkan ada kebijakan dari pihak PLN terkait dengan bagaimana menyikapi kerugian yang dialami warga. Paling kurang, kata dia, pihak PLN membantu warga membiayai pengolahan pohon-pohon kayu yang ada menjadi balok dan papan.
“Tapi kita memang kewalahan juga untuk bagaimana kita olah supaya kemudian bisa jadi balok atau papan. Kita ‘kan belum ada persiapan duit untuk itu. Ini mungkin yang kita harapkan dari PLN untuk bantu,” ujar Konradus.
Warga lain yang juga menjadi korban adalah Linus. Dirinya, diceritakan warga, mengotot meminta tanggung jawab PLN atas sejumlah pohon dikebun miliknya yang ditumbangkan tanpa sepengetahuan dia.
“Kemarin sempat ada dari PLN datang ketemu Kepala Desa. Ini karena sebelumnya sempat cegat orang PLN yang kasih tumbang pohon dikebunnya. Kalau tidak salah, katanya, sebenarnya sudah ada surat dari PLN kepada Kepala Desa. Nanti Kepala Desa yang sampaikan kepada warga,” kata Kori di Poncung.
Terkait dengan reaksi defensif sejumlah warga, Kori sendiri menilai, hal tersebut bukan sikap yang bijak. “Jangan sampai, gara-gara itu lagi, PLN tidak mau lanjutkan pemasangan. Karena saya dengar dari PLN Ruteng, memang tidak ada itu anggaran biaya ganti rugi. Apalagi ‘kan banyak warga lain, tidak mau persoalkan. Hanya beberapa orang saja, saya kira,” tutur Kori.
Pantauan Cendana News, penumbangan pohon untuk perluasan jaringan PLN Ruteng tampak terjadi di sepanjang jalan dan sejumlah gang di Desa Jaong dan Lolang, Kecamatan Satarmese serta Desa Bangka La’o, Kecamatan Ruteng. Ratusan pohon milik warga diperkirakan jadi sasaran penumbangan ini. Terlihat ada pohon cengkeh, sengon, mahoni, ampupu, kemiri dan bambu.

JUMAT, 18 September 2015
Jurnalis : Fonsi Econg
Foto : Fonsi Econg
Editor : ME. Bijo Dirajo