Perlu Adanya Terobosan Atasi Lesunya Bisnis Jasa Transpotasi

MATARAM — Ketatnya persaingan dan semakin membludaknya warga masyarakat yang memiliki kendaraan pribadi, baik roda dua maupun roda empat, membuat bisnis transpotasi, khususnya jasa angkutan umum mengalami kelesuan dan cendrung mulai banyak ditinggalkan masyarakat sebagai alat transportasi pilihan.
“Bisnis transportasi, khususnya jasa angkutan umum di Mataram sekarang ini betul-betul sedang mengalami kelesuan, transportasi yang ada lebih banyak menganggur, karena sepinya penumpang, baik angkutan antar kota maupun daerah, sehingga dari sisi penghasilan juga jauh mengalami penurunan,” kata Ketua Organisasi Angkatan Darat (Organda) NTB, Antonius Zaremba di Mataram, Selasa (25/8/2015).
Karena itu, kata Antonius diperlukan adanya terobosan, supaya bisnis jasa transportasi bisa menggairahkan kembali. Untuk bisa membangkitkan kembali gairah bisnis jasa transportasi, Organda akan menertibkan pelaku angkutan ilegal, karena keberadaan mereka sudah merugikan anggota yang sudah memiliki izin.
Pihaknya juga akan menghidupkan kembali pemanfaatan halter, agar angkutan umum saat menaikkan atau menurunkan penumpang, sesuai keberadaan halter, seperti yang berplat hitam bak terbuka sebenarnya dalam aturan tidak ada izin mengangkut penumpang, mereka juga akan kita coba dan gabung menjadi anggota.
“Langkah lain yang akan sedang dilakukan sekarang, kami tengah berupaya membenahi sistem organisasi, itu dilakukan karena keberadaan Organda di Kabupaten Kota Jalan di tempat, seakan mati suri, banyak yang belum aktif kepengurusannya, kami ingin menghidupkan kembali mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut Antonius juga mengatakan, langkah lain yang tengah dilakukan antara lain dengan mengaktifkan atau mendata ulang kartu anggota, agar kembali masuk dalam organisasi, memperbaiki dan meningkatkan pelayanan bagi anggota baru kemudian memperbaiki eksternalnya.
SELASA, 25 Agustus 2015
Jurnalis       : Turmuzi
Foto            : Turmuzi
Editor         : ME. Bijo Dirajo
Lihat juga...