![]() |
| Hari Raya Pagerwesi |
CENDANANEWS (Denpasar) – Pura Agung Jagatnatha lapangan puputan badung menjadi salah satu pusat ibadah Hari Raya Pagerwesi di Denpasar. Warga Denpasar silih berganti mendatangi Pura Agung untuk bersembahyang.
Pagerwesi secara harafiah berarti pagar yang terbuat dari besi, artinya sebuah pagar pembatas yang sangat kokoh. Dan disini diartikan secara filosofi bahwa manusia harus memagari dirinya dengan baik agar terhindar dari kegelapan duniawi.
Ida Bagus Jero Mangku Wijaya pemangku adat Pura Agung Jagatnatha menjelaskan kepada kami, manusia memiliki dua sifat yaitu baik dan buruk. Dan saat Pagerwesi inilah saatnya umat manusia khususnya umat Hindu menyucikan dirinya dari segala hal buruk yang sudah dilakukan sebelumnya sekaligus memohon bimbingan Sang Hyang Widhi Wasa untuk memandu jalan hidup ke depannya agar lebih baik dari sebelumnya.
Hari Raya Pagerwesi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asing maupun lokal. Dalam pantauan, banyak sekali turis mancanegara yang datang untuk menyaksikan berlangsungnya upacara.
![]() |
Sebagai umat manusia kita memang harus selalu mawas diri terhadap segala keburukan dunia. Dan Pagerwesi memberi kita pelajaran berharga bagaimana mawas diri itu harus selalu dilakukan dengan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa
————————————————-
Rabu, 6 Mei 2015
Jurnalis : Miechell Koagouw
Fotografi : Miechell Koagouw
Editor : ME. Bijo Dirajo
————————————————-
