
CENDANANEWS – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung menyatakan belum mengetahui nilai ganti rugi lahan warga yang terkena pembebasan jalan Tol Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggibesar. Meski demikian hinga saat ini, proses pengukuran dan pematokan jalur tol di wilayah tersebut berjalan lancar.
Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Lampung Selatan Firman Mutako mengatakan, sejauh ini respon masyarakat terhadap proses pembebasan lahan jalan tol di kabupaten tersebut sangat baik.
“Belum ada kendala dalam proses pematokan lahan tol ini. Respon masyarakat baik sekali mendukung pembangunan jalan tol ini,” kata Firman Mutako Senin (9/3/2015).
Terkait besaran nilai ganti rugi lahan, Firman mengaku belum mengetahui secara pasti. Menurut dia, penentuan nilai ganti rugi akan dilakukan oleh tim independen.
“Kita belum tahu berapa nilai ganti rugi lahan per meternya. Itu kewenangan tim independen yang menilainya. Dasar penetapannya adalah harga pasaran tanah pada bulan terakhir,” terangnya.
Hingga saat ini, lanjut dia, proses persiapan pembebasan lahan jalan tol di wilayah Kabupaten Lampung Selatan masih tahapan pemasangan patok.
Dari pantauan Cendananews di lapangan patok patok berwarna merah sudah terlihat di beberapa lahan warga baik ladang, sawah maupun pekaranngan rumah. Namun warga yang terkena patok mengakui belum diberitahu kepastian terkait ganti rugi lahan jika nanti akan dilalui jalan tol.
———————————————————-
Senin, 9 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-