CENDANANEWS – Era globalisasi yang semakin cepat perkembangaannya merupakan sebuah peluang generasi muda dalam berkreasi. Hal ini pun akan semakin menumbuhkan dan memberikan kekuatan bagi tumbuhnya perekonomian yang berbasis pada kreatifitas.
Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengungkapkan hal ini kepada awak media usai membuka acara Dialog Cerdas Berbudaya dalam rangka memperingati Konferensi Asia-Afrika (KAA) ke-60 di Bandung, Senin (9/3).
Budaya asing dan globalisasi yang terjadi saat ini, menurut Wagub bukan sebuah ancaman, namun peluang bagi kita untuk dapat lebih kreatif. “Ini (globalisasi) bukan ancaman menurut saya, tapi malah peluang. Dia bisa menjadi peluang yang besar untuk orang-orang yang kreatif,” ungkap Wagub kepada awak media usai acara.
Wagub pun mengatakan, sebagai bangsa kita harus dapat menyikapi serta mengantisipasi hal tersebut sebagai sebuah transformasi budaya, terutama di era informasi teknologi seperti saat ini, sehingga hal ini menjadi sebuah produk budaya yang dapat memberikan kekuatan ekonomi baru-hasil dari kreatifitas.
Dalam diskusi yang mengangkat tema “Revitalisasi Nilai-Nilai Budaya Asia-Afrika: “Membangun Sinergitas Keberagaman sebagai Kedaulatan Budaya Dalam Perspektif Orientasi Nilai Kearifan Budaya Lokal untuk Menghadapi Arus Globalisasi” ini, Wagub mengingatkan kita agar dapat menciptakan sebuah harmoni dalam keragaman budaya yang ada di tanah air, tanpa saling mendominasi antara budaya yang satu dengan yang lainnya.
“Kita memiliki keberagaman nilai budaya, seni yang luar biasa. Nah, bagaimana kita mensinergikan semua ini, sinergi bukan berarti saling mendominasi. Bersinergi untuk menciptakan harmoni dan dinamika yang lebih baik. Apalagi di era teknologi dan digital seperti saat ini, kita tidak bisa menghindari arus globalisasi di bidang kebudayaan,” papar Wagub.
Hadir dalam diskusi ini Ketua dan Dewan Pembina Besdaya, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jabar, Kepala Museum KAA, para budayawan, akademisi, serta kesultanan dari Nusantara dan mancanegara.
———————————————————- Senin, 9 Maret 2015 Sumber : Jabarprov Editor : ME. Bijo Dirajo ———————————————————-