Masuki Panen Raya Harga Beras di Lampung Selatan Berangsur Turun

CENDANANEWS – Setelah sempat mengalami kenaikan harga di sejumlah pasar, harga beras berangsur angsur mulai turun. Memasuki musim panen, lonjakan harga beras berangsur-angsur mereda di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung. Harga beras yang sempat merangkak naik hingga Rp11 ribu-Rp13 ribu per kilogram mulai turun menjadi Rp9.000- Rp9.500.
Sejumlah pedagang di Kecamatan Kalianda, Ketapang, Bakauheni, dan Penengahan, memperkirakan harga beras akan terus turun dan kembali normal pada kisaran Rp6.500-Rp7.500 per kg pada akhir Maret dan April.
“Kalau kita lihat di areal persawahan di Desa pasuruan, Taman baru sudah banyak yang panen sehingga persediaan gabah lebih banyak. Dampak langsungnya ya pasti pada turunnya harga beras. Kalau tetap mahal kami biusa diprotes oleh pembeli, Ungkap Sumarni kepada Cendananews.com di Pasar Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan Jumat (13/3/2015).
Ia menerangkan harga beras mengalami penurunan  pada kisaran Rp2.000-Rp2.500 per kilogram sejak awal bulan ini.
“Semula harganya perkilo mencapai Rp11.500 dan turun menjadi Rp9.000 untuk beras medium (sedang) jenis C4, IR, 64,” ujarnya.
Pedagang di Pasar Bakauheni Sulastri (34) juga memperkirakan harga beras akan terus mengalami penurunan dan kembali normal pada harga Rp7.000-Rp7.500 per kg saat puncak musim panen yang diperkirakan akan berlangsung pada akhir Maret hingga April.
Penurunan harga beras disambut baik pedagang beras di Pasar Inpres Kalianda. Salah satu pedagang, Rohmah berharap harga beras yang sempat melambung tersebut bisa segera turun dan kembali ke harga normal. 
“Saya bersyukur harga beras sudah hampir berada pada harga semula. Diharapkan, harga bisa normal, sehingga daya belinya juga stabil,” ujar Rohmah.
Berdasarkan pantauan Cendananews.com puluhan petani di pinggir pinggir Jalan Lintas Sumatera bahkan sudah mulai panen yang meliputi Desa Taman Baru, Desa Pasuruan yang mempunyai dampak positif menurunnya harga kebutuhan pokok beras.

———————————————————-
Jumat, 13 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...