Komoditas Hortikultura Dapat perhatian Serius Pemerintah

CENDANANEWS– Kenaikan harga cabai dan bawang merah yang menyumbang inflasi menjadi perhatian serius pemerintah. Tidak tangung-tanggung pemerintah mengalokasikan dana Rp500 miliar untuk dua komoditas hortikultura pada 2015 ini.
Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Ibrahim Hasanudin, saat meninjau lokasi budi daya cabai di Desa Tanjung Heran, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Kamis (5/3/2015) kemarin mengatakan pemerintah melalui Kementerian Pertanian pada tahun ini telah menyiapkan anggaran cukup besar guna mewujudkan program mandiri cabai dan bawang merah di setiap daerah. Anggaran khusus untuk dua komoditas tersebut mencapai Rp500 miliar dari sekitar Rp1,2 triliun alokasi anggaran untuk bidang hortikultura.
“Anggaran cukup besar guna mendorong pengembangan budi daya cabai dan bawang merah di seluruh Indonesia. Pemerintah menargetkan setiap kabupaten/kota di seluruh Indonesia dapat mandiri cabai dan bawang merah sehingga tidak lagi tergantung pasokan dari Pulau Jawa,” kata Ibrahim Hasanudin.
Menurut Ibrahim, cabai dan bawang merah memiliki fluktuasi yang sangat tinggi sehingga pemerintah berupaya mendorong petani di setiap daerah untuk mengembangkan budi daya tanaman cabai dan bawang merah.
“Berdasar pada tren kenaikan untuk harga cabai, terjadi pada Oktober hingga Februari. Sedangkan pada Mei-Agustus harga cabai cenderung rendah,” ucap dia.
Hal itu, menurut Ibrahim Hasanudin, disebabkan petani cabai banyak yang menanam cabai di akhir musim penghujan. Sedangkan pada Oktober-Februari, jumlah produksi cabai turun sehingga harga cabai pun melonjak. Akibatnya suplai selama ini sangat bergantung pada pasokan dari Pulau Jawa.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Selatan, Muverdi CH mengatakan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan pada 2015 ini kembali akan mendapatkan program pengembangan budi daya cabai dan bawang merah dari APBN, masing-masing seluas 20 hektare.
“Dana yang dialokasikan mencapai Rp.1,2 miliar. Nanti kami berikan pada daerah-daerah yang memiliki potensi untuk pengembangan cabai dan bawang merah,” ujar Muverdi.

———————————————————–
Jumat, 6 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...