Harga Beberapa Jenis Ikan Tangkap Naik

Harga Ikan Tangkap Merangkak Naik [Foto:CND]

CENDANANEWS (Jakarta) – Harga ikan atau hasil tangkapan laut di pasar tradisional mengalami kenaikan untuk ikan jenis tertentu. Namun kenaikan ini bukan hanya karena penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi, melainkan karena pasokan dari pasar baru memang sedikit berkurang dan harga sudah naik dari tempat pelelangan ikan serta fenomena terang bulan.
Menurut salah seorang pedagang ikan di Pasar Sukapura Jalan Tipar Cakung Cilincing Jakarta Utara Zubaidah (30), harga ikan kelas satu merangkak naik sekira Rp 5.000 sampai Rp 10 ribu per kilogram (kg).
Adapun yang termasuk ikan kelas satu, antara lain, ikan kembung, cumi, udang, bawal putih dan lainnya.
“Contohnya ikan kembung naik dari harga Rp 35 ribu menjadi Rp 40 ribu per kg. Udang dari Rp 100 ribu menjadi Rp 105 ribu per kg serta bawal putih naik menjadi Rp 100 ribu per kg,” tutur dia saat berbincang dengan Cendananews.com di lantai dua pasar Sukapura Jakarta Utara, Senin (23/11/2015).
Penyebabnya, diakui Zubaidah karena setiap tanggal 15-25 ada fenomena terang bulan alias purnama. Jadi bukan karena kenaikan harga BBM subsidi.
Sedangkan harga ikan air tawar seperti ikan bandeng bergerak stabil di harga Rp 60 ribu per kg.
“Kalau ada purnama, ikan-ikan kosong pada lari ke tengah. Sedangkan dampak dari BBM nggak terlalu signifikan, karena nelayan masih bisa melaut walaupun harus membayar BBM lebih mahal,” jelas dia.
Sementara itu, dirinya mengatakan, harga ikan akan lompat sampai 30 persen saat banyak permintaan.
“Biasanya permintaan banyak namun pasokan kurang, jadi harganya naik 30 persen,” terang dia.
Ikan tangkap lainnya yakni jenis belanak mencapai Rp 40 ribu perkilogram, sementara jenis udang peci bisa mencapai Rp 70 ribu perkilogramnya, patin Rp 18 ribu perkilogramnya dan kerang hijau mencapai Rp 30 ribu perkilogramnya.

———————————————————-
Senin, 23 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor   : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-

Lihat juga...