Polda Jatim Diharapkan Segera Usut 500 Toko Modern Ilegal di Surabaya


CENDANANEWS (Surabaya) – Toko Modern yang resmi berizin dan tercatat di Kemendag RI per Agustus 2014 diseluruh Indonesia sebanyak 23 ribu. Juga bukan rahasia umum banyak toko modern yang tidak berizin atau ilegal. Kenyataan ini dampak dari “BULAN MADU OKNUM PEMDA DENGAN TOKO MODERN”. Disamping itu, pemda seakan lakukan pembiaran toko modern buka 24 jam padahal jelas dan tegas langgar Perpres RI 112/2007. Kenyataan tersebut terjadi hampir diseluruh Indonesia, khususnya di kota-kota Besar, Jalur Pantura atau Jalur Jalan Besar. Oleh karena itu, APKLI mendukung Komisi B DPRD Kota Surabaya untuk menindak tegas 500 Toko Modern Ilegal di Surabaya, tegas Ketua Umum DPP APKLI dr. Ali Mahsun, M. Biomed Senen 23/3/2015 di Surabaya
APKLI mencium aroma sangat kuat adanya kong kalingkong antara oknum Pemkot Surabaya dengan Toko Modern sehingga 500 Toko Modern Ilegal terbiarkan dan tidak ditindak tegas. Demikian pula terhadap pembiaran toko modern yang buka 24 jam. Untuk itu, APKLI mendesak Polda Jatim mengusut tuntas adanya 500 Toko modern ilegal di kota Surabaya dan kota lain di Jawa Timur. Kalau sama PKL saja langsung digusur jika langgar Perda. Kenapa 500 Toko Modern ilegal yang kasat mata (molok-molok katon) dibiarkan?. Ada apa dengan Pemkot Surabaya? Dimana Bu Risma Walikota Surabaya saat ini?, tambah Ali dokter ahli kekebalan tubuh asli Mojokerto Jatim
“Ngunu yo ngunu tapi yo ojo ngunu, ojo kebangetan sakno rakyat”. Kalau PKL sedikit langgar saja digusur-gusur dengan kekerasan, 500 toko modern ilegal dan buka 24 jam dibiarkan. Jangan terlalu sama rakyat, ini soal perut bisa timbulkan masalah baru yang lebih kompleks. Pemkot Surabaya harus ingat bahwa Indonesia merdeka atas cucuran darah dan nyawa nenek moyang, yang juga nenek moyang PKL, bukan belas kasihan atau pemberian bangsa lain. 
Tertibkan dan Batasi Toko Modern yang telah menggerus ekonomi dan mata pencarian rakyat. Saat ini saja, pasar tradisional yang kolaps sudah 3500 dan jutaan kelontong gulung tikar. Tak ada kata lain, tata dan berdayakan PKL, revitalisasi pasar tradisional hadapi MEA 2015, pungkas Ali Wanbin PP IPNU 2012-2015.
——————————————————————–
Selasa, 24 Maret 2015
Sumber : dr Ali Mahsun – Ketua Umum DPP APKLI
Editor : Sari Puspita Ayu
——————————————————————-
Lihat juga...