![]() |
| Patok Jalon Tol Menghiasi Areal Persawahan |
CENDANANEWS– Patok patok berwarna merah yang ditandai dengan tulisan “Milik Negara’ mulai bertebaran di lahan lahan sawah, kebun milik warga Desa Klaten, Desa Pasuruan. Patok tersebut merupakan patok patok yang direncanakan akan dilintasi jalan Tol Bakauheni-Natar.Beberapa diantaranya tepat di antara lahan sawah yang masih menghijau karena baru ditanami padi.
Salah seorang warga Desa Pasuruan, Bikan (45) mengatakan lahan sawahnya sudah diberi patok sejak setahun lalu dengan menggunakan tanda patok kecil, namun kini sudah diberi patok dengan cor semen.
“Seminggu lalu petugas yang katanya pengukur jalan tol minta izin kepada saya mau memasang patok, saya persilakan karena toh tidak mengganggu karena sawah saya memang sedang memasuki masa tanam,” ujar Bikan kepada Cendananews.com Jumat (6/3/2015).
Lahan sawah seluas setengah hektar miliknya merupakan salah satu lahan sawah milik warga Desa Pasuruan yang akan dilintasi jalan tol. Bikan mengaku akan terus menggarap sawahnya jika belum ada keputusan pasti terkait rencana pembangunan jalan tol tersebut.
“Kalau belum ada kepastian akan ada ganti rugi ya terus saya garap toh daripada tidak digarap kan pembangunannya belum tahu pasti kapan meski sudah sering diberitakan,” ujar Bikan.
Senada dengan Bikan, Samiadi (34) salah seorang warga Desa Klaten pun termasuk salah satu warga yang lahan sawah bahkan rumahnya ada dalam jalur tol. Patok patok merah tersebut bahkan hanya lima meter dari rumah permanen yang ditempatinya sekarang. Namun meski sudah ada sosialisasi di Kecamatan Penengahan ia belum berencana untuk pindah.
“Sebelum ada kepastian saya akan terus menempati rumah ini karena kemarin sempat ikut sosialisasi terkait jalur yang akan dilalui, mekanisme ganti rugi serta hal lain,” ujar Samiadi.
Sebelumnya diberitakan Jalan tol Sumatera ruas Provinsi Lampung rencananya akan dibangun sepanjang sekitar 100 kilometer dengan lebar 120 meter dmulai Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan hingga Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.
Ketua Tim I persiapan pembangunan jalan tol Sumatera di Lampung yang juga Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setprov Lampung, Adeham, menyebutkan, ada 16 kecamatan, 57 desa dari tiga kabupaten yang akan dibebaskan lahannya.
———————————————————-
Jumat, 6 Maret 2015
Jurnalis : Henk Widi
Editor : ME. Bijo Dirajo
———————————————————-