CENDANANEWS – Sekelompok pemuda asal negara Kanada yang sedang menjalankan program pertukaran pemuda di Dusun Muktisari, Desa Pondok Pijoan, Kab. Muaro Jambi Provinsi Jambi belajar cara memproduksi jamu.
Jamu Wedang Jahe Ala Pondok Meja tersebut dibuat dari rempah pilihan dan diramu ahli jamu dari Kelompok Wanita Tani Lestari, Dusun Muktisari, Desa Pondok Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi. Jambi.
“Para peserta belajar cara membuat jamu sekaligus tahu bagaimana upaya pemberdayaan kaum wanita yang ada di Jambi,” ujar Bagus Bagus Wiratantra yang berasal dari Provinsi Jawa Timur Selasa (24/2/2015).
Pertukaran Pemuda Indonesia-Kanada membentuk tim Pondok Meja yang mempelopori kegiatan ini menyatakan semua proses pembuatan jamu dilakukan dengan teliti dan memenuhi standar dan dibimbing oleh peracik jamu yang sudah bertahun tahun menekuni pembuatan jamu tradisional.
Jamu buatan Tim Pondok Meja
Program pertukaran pemuda tersebut diikuti oleh peserta dengan total keseluruhan sekitar 40 orang terdiri dari 20 pemuda dari Kanada dan 20 dari Indonesia. Sebanyak 40 peserta itu ditempatkan di 2 desa di Kabupaten Muarojambi Provinsi Jambi, yaitu desa Pondok Meja dan Muaro Pijoan 20 orang perdesa (10 kanada dan 10 Indonesia perdesa).
“Produk jamu ini di pelopori oleh peserta yang membentuk kelompok Pondok Mejaa karena melihat potensi tanaman obat yang dibudidayakan perkebunan masyarakat seperti Kunyit, jahe yang ada di kebun warga,” ujar Bagus Bagus Wiratantra.
Ia berharap dengan adanya kegiatan tersebut masyarakat bisa memanfaatkan potensi hasil kebun mereka salah satunya dengan pembuatan jamu. Selain itu warga juga dilatih dalam upaya standarisasi produk, proses pengepakan hingga proses penjualan ke konsumen.
“Kita juga akan usahakan dengan melakukan penjualan dengan menggunakan media sosial sehingga jamu dari Muara Bungo bisa lebih dikenal,” ujarnya.