Peringati HUT ke-5, warga desa Samiran gelar syukuran dan doa bersama

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

BOYOLALI, Cendana News — Koperasi binaan Yayasan Damandiri, KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, yang terletak di desa Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah, genap menginjak usia ke 5 tahun pada November tahun ini.

Dalam rangka memperingati HUT ke 5 itu, segenap pengurus KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran menggelar kegiatan syukuran serta doa bersama bertempat di unit usaha Warung Kita Damandiri, Samiran, Sabtu (05/11/2022) malam kemarin.

Manager Umum KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Bayu Pramana mengatakan, selain dihadiri para pengurus, acara ini juga dihadiri segenap karyawan koperasi, warga desa Samiran khususnya warga Kampung Homestay Damandiri, hingga sejumlah ketua RT dan ketua RW setempat.

Selain melakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur, dalam kegiatan ini seluruh pengurus koperasi bersama warga desa Samiran, juga melakukan doa bersama yang ditujukan pada segenap pimpinan, pengurus maupun pembina Yayasan Damandiri, yang telah lebih dulu menghadap Tuhan Yang Maha Esa.

Antara lain seperti almarhum Bapak HM Soeharto, almarhumah Ibu Tien Soeharto, almarhum Bapak Bob Hasan, serta almarhum Bapak Subiyakto Cakrawerdaja.

Doa bersama ini dilakukan sebagai bentuk rasa terimakasih warga desa, atas jasa-jasa almarhum yang telah turut berkontribusi besar dalam mengembangkan dan memajukan desa Samiran, melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan Yayasan Damandiri, dan KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran.

Sebagai mana diketahui, sejak 2017 Yayasan Damandiri, melalui program Desa Cerdas Mandiri Lestari (DCML) menetapkan desa Samiran, Selo, Boyolali, Jawa Tengah sebagai salah satu desa binaan.

Melalui KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran, Yayasan Damandiri, aktif melakukan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, baik itu di bidang ekonomi, lingkungan, kesehatan, pendidikan, keagamaan, maupun sosial.

Memaksimalkan potensi pariwisata yang ada, selama beberapa tahun terakhir, Yayasan Damandiri, sukses menyulap desa Samiran yang awalnya sepi, menjadi desa wisata yang sangat ramai.

Di samping memberikan akses permodalan pada warga miskin untuk mendirikan usaha, Yayasan Damandiri, juga banyak melakukan terobosan, di antaranya dengan mendirikan sejumlah unit usaha di sektor pariwisata. Seperti homestay, warung makan, objek wisata, hingga cafe modern.

Berkat sejumlah gebrakan itulah, kawasan Selo, khususnya desa Samiran, akhirnya semakin dikenal secara luas oleh masyarakat sebagai salah satu lokasi wisata favorit di Jawa Tengah.

Upaya pengembangan pariwisatanya yang dimotori KUD Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran itu bahkan mampu menginspirasi banyak pihak.

Pesatnya perkembangan pariwisata di kawasan desa Samiran dan kecamatan Selo inilah yang mampu mendongkrak perekonomian kawasan, yang pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan warga sekitar.

Lihat juga...