Hama Lalat Buah Jadi Ancaman Petani, Ini Beragam Cara Pencegahannya
Editor: Koko Triarko
LAMPUNG, Cendana News – Hama lalat buah menjadi ancaman bagi para petani karena bisa menyebabkan gagal panen.
Beragam tanaman buah menjadi incaran lalat buah, bahkan saat buah baru pada fase pembuahan.
Upaya pencegahan lalat buah biasanya dengan cara membungkus buah saat sudah mulai tampak agak besar.
Namun pada sebagian kasus, buah tetap mengalami pembusukan, meskipun sudah dibungkus.
Hal tersebut ternyata karena proses pembungkusan buah untuk mencegah serangan lalat buah ada caranya.
Petani buah mangga di Bandar Lampung, Amat Keri mengatakan waktu yang tepat menjadi kunci keberhasilan pembungkusan buah.
Dia mengatakan, hama lalat buah yang merusak mulai menyerang saat proses pembuahan.
“Ada tiga motede untuk mencegah serangan lalat buah itu,” kata Amat Keri.
Pertama, metode penyemprotan dengan racun serangga atau insektisida kontak.
Kedua, menggunakan jaring ukuran kecil yang tidak bisa dihinggapi lalat.
Dan, ketiga adalah acara yang paling umum yaitu pembungkusan buah atau brongsong.
Amat Keri mengatakan, waktu yang tepat dalam menerapkan tiga metode itu menjadi kunci keberhasilan mencegah lalat buah.
Dia menjelaskan, bahwa saat proses penyerbukan pada bunga, bakal buah masih memerlukan beragam jenis kumbang dan lebah.
Dan saat memasuki masa pembuahan, hama dan lalat buah mulai melakukan penyengatan.
Hama dan lalat menyengat buah untuk meletakkan telur menjadi larva, pupa, dan ulat yang nantinya menjadi lalat dewasa.
“Ulat dari lalat buah itulah yang bisa menggerogoti buah hingga membusuk,” kata Amat Keri.
Dia menjelaskan, buah yang sudah terserang akan mengalami pembusukan secara bertahap.
Meski masih tampak normal pada bagian kulit luar, namun bagian dalam daging buah membusuk.
Karena itu, dia menekankan pentingnya pengamatan langsung untuk menentukan waktu yang tepat melakukan pencegahan.
Menurut Amat Keri, alpukat dan mangga menjadi dua jenis tanamana buah yang paling rentan terhadap serangan lalat buah.
Adapun dampak serangan buah bisa menyebabkan bakal buah rontok sebelum tua, dan produktivitas merosot tajam.
Meskipun buah yang sudah terserang lalat bisa bertahan hingga tua, namun akan berlubang dan kerdil serta busuk.
Selain ketiga metode tersebut, juga ada cara lain untuk mencegah serangan hama buah.
Caranya dengan membuat atap menggunakan jaring atau waring, sehingga kumbang dan lalat tidak bisa mendekati bakal buah.
Amroy, petani buah dalam pot mengatakan waring juga bisa mengurangi curah hujan penyebab buah busuk.
Selain membuat atap, juga bisa dengan cara memasang perangkap alami.
Menurut Amroy, perangkap terbuat dari botol bekas dengan cairan perangkap untuk menarik lalat buah jantan.
“Dengan cara tersebut, lalat jantan tidak bisa membuahi lalat betina,” pungkas Amroy.