Pepes Lele Cabai Hijau, Mantap

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Ikan lele kerap dijadikan menu lauk makan dengan cara digoreng dan dibuat pecak. Namun, cara pengolahan ikan lele menjadi pepes disajikan oleh Suyatinah, sebagai alternatif menu tradisional yang kaya protein. Warga Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan itu membuat pepes lele cabai hijau untuk sarapan.

Suyatinah memiliki kolam ikan lele sendiri yang bisa dipanen setiap saat. Adapun bahan yang digunakan selain ikan lele segar adalah daun jeruk, batang serai, belimbing wuluh, cabai hijau, dan kemangi.

Sejumlah bumbu halus yang disediakan sebagai pelengkap berupa bawang merah, tomat, gula putih. Semua bahan bumbu halus digerus memakai cobek untuk dilumurkan pada ikan lele.

Menurut Suyatinah, agar ikan lele tidak amis, setelah dibersihkan dilumuri dengan air jeruk nipis. Selanjutnya diberi daun salam, belimbing wuluh, garam, gula pasir, daun kemangi. Aduk semua bahan bersama ikan lele hingga merata dengan air matang agar aroma amis hilang. Siapkan daun pisang kepok yang telah dilayukan, lalu masukkan ikan lele dua ekor setiap satu bungkus.

“Dua ekor lele ukuran kecil yang telah dilumuri bumbu lalu dibungkus memakai daun pisang, disemat dengan lidi lalu disusun dalam panci khusus untuk proses pengukusan. Agar ikan lele matang sempurna gunakan api kompor sedang,” terang Suyatinah, saat ditemui Cendana News, Sabtu (14/8/2021).

Suyatinah mengangkat pepes lele cabai hijau yang dimasak dengan proses pengukusan di Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan, Sabtu (14/8/2021). -Foto: Henk Widi

Agar aroma pepes lele sederhana lebih nikmat, kemangi bisa ditambahkan sebelum proses penyematan daun pisang. Pada proses pemepesan memakai teknik panggang, daun kemangi akan menambah ketebalan daun pisang. Namun saat proses pemepesan memakai kukus, daun kemangi akan menambah aroma pengugah selera makan.

Suyatinah bilang, pepes ikan lele kerap divariasikan dengan parutan kelapa. Namun, saat pembuatan pepes lele cabai hijau ia tidak memiliki kelapa setengah tua. Pepes yang telah matang ditandai dengan aroma bumbu yang matang.

Pepes lele cabai hijau bisa disajikan dalam kondisi hangat sebagai menu sarapan. Lauk penggugah selera tersebut juga kerap menjadi bekal saat akan pergi ke sawah.

“Saat berada di sawah pepes lele bisa disajikan hangat atau kembali dipanaskan dengan cara dipanggang,” ulasnya.

Sajian pepes lele cabai hijau dinikmati Natanael dan Raffa, sang cucu. Memiliki aroma yang segar, Natanael harus menyisihkan cabai hijau yang ada dalam pepes. Lauk pepes lele cabai hijau tersebut dipergunakan olehnya untuk menikmati nasi hangat. Agar lebih cepat dingin, ia memakai nampan untuk menikmati lauk pepes cabai hijau.

Aroma harum daun kemangi dan beragam bumbu, sebut Natanael membuat nafsu makan bertambah. Makan bersama dengan pepes ikan lele kerap dilakukan olehnya dengan memakai daun pisang yang dihamparkan. Saat pagi, pepes ikan lele cabai hijau menjadi menu alternatif untuk sarapan.

Lisdaryanti, salah satu anggota keluarga yang menyukai pepes ikan lele cabai hijau, juga mengaku memakainya sebagai bekal ke sawah. Saat musim tanam padi, pepes lele cabai hijau bisa dijadikan lauk saat makan di sawah. Menikmati pepes lele cabai hijau di gubuk tengah sawah bersama petani lain, membuat selera makan bertambah. Bumbu berbahan rempah menjadikan lele memiliki rasa lebih lezat.

Lihat juga...