Dorong Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Pelajar Digencarkan

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Pembelajaran tatap muka (PTM) saat ini masih tertunda akibat tingginya angka penyebaran covid-19. Untuk itu, Pemkot Semarang melalui Dinas Pendidikan, terus mendorong pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar, khususnya jenjang SMP.

“Saat ini, ada sekitar 3 ribu pelajar di Kota Semarang, usia 12-17 tahun yang sudah mengikuti vaksinasi covid-19. Meski angka ini dibilang masih relatif kecil, karena seperti yang disampaikan bapak Wali Kota Semarang, targetnya sekitar 150 ribu pelajar,” papar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri , saat dihubungi di Semarang, Kamis (29/7/2021).

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang, Gunawan Saptogiri, saat dihubungi di Semarang, Kamis (29/7/2021). Foto: Arixc Ardana

Dipaparkan, vaksinasi tersebut menjadi salah satu upaya dalam percepatan pelaksanaan uji coba PTM di Kota Semarang, yang sejauh ini terus tertunda akibat lonjakan angka covid-19.

“Ya harapannya seperti itu, setelah para guru sudah divaksin seluruhnya, sekarang para siswa yang ikut divaksin. Tentu harapannya, dengan vaksin ini, tingkat imunitas mereka bisa meningkat sehingga terhindar dari paparan covid-19. Tujuannya tentu program PTM bisa diterapkan, termasuk penerapan blended learning atau gabungan antara PTM dan online,” tandasnya.

Gunawan menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi untuk pelajar, khususnya di jenjang SMP, sudah dilakukan di SMPN 3 dan SMPN 15 Semarang. Kemudian menyusul di SMPN 2, SMPN SMPN 32, SMPN 1, SMPN 25, SMPN 30, SMPN 40, SMPN 9, dan SMPN 14.

Dijelaskan, nantinya, pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di satuan pendidikan masing-masing, tidak hanya sekolah negeri namun juga swasta.

“Seluruh sekolah di Kota Semarang, untuk jenjang SMP, sudah melakukan pendataan siswa. Sudah terjadwal juga untuk pelaksanaan vaksinasi, namun memang saat ini kita masih menunggu logistik vaksin yang akan digunakan. Namun intinya, seluruh sekolah sudah siap melaksanakan vaksinasi,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang, Abdul Hakam menuturkan vaksinasi covid-19 bagi para pelajar tersebut, selain untuk meningkatkan imunitas penerima vaksin, juga sebagai upaya mendukung pelaksanaan PTM di Kota Semarang.

“Ya ini, juga menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan PTM. Sebelumnya, kita sudah lakukan percepatan vaksinasi untuk para guru dan tenaga kependidikan di Kota Semarang. Nah untuk sekarang, para pelajar yang gantian kita ajak untuk mengikuti vaksinasi,” terangnya.

Meski demikian, saat ini vaksinasi memang masih belum dapat dilakukan secara menyeluruh. Direncanakan, percepatan baru bisa diterapkan pada Agustus 2021 mendatang, seiring dengan pengiriman logistik vaksin dalam skala besar.

“Pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan di sekolah masing-masing, nanti akan kita datangi satu per satu. Satu hari bisa lebih dari satu sekolah, sehingga harapannya sesuai target, dalam dua bulan bisa tercapai,” pungkasnya.

Lihat juga...