Penghujung Ramadan di Jatiasih Diisi dengan Festival Hadroh
Editor: Makmun Hidayat
BEKASI — Momentum larangan mudik 1442 Hijriah di Kota Bekasi, Jawa Barat, diisi dengan kegiatan positif melalui Festival Seni Hadroh oleh warga Jatiasih.
Lantunan syair hadroh mengisi renungan warga yang sedang menunggu waktu berbuka puasa. Giat tersebut dihelat oleh Sobat Triad, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan ditekankan untuk menghindari terjadinya kerumunan.
“Giat seni hadroh menyemarakan penghujung Ramadan dengan meciptakan nuansa Islami. Giat ini digelar sehari menjelang Idul Fitri 1442 Hijriah, hadiahnya Piala Wakil Wali Kota Bekasi, dibagikan setelah Idul Fitri” ungkap Brader, Bidang Seni dan Budaya Sobat Triad, kepada Cendana News, Minggu (9/5/2021).

Dikatakan Festival Hadroh tersebut diikuti 17 tim. Mereka secara bergiliran sesuai nomor undian melantunkan musik Islam dengan masing-masing gaya musik dan penampilan. Peserta dari berbagai wilayah di Kota Bekasi yang memiliki grup seni hadroh.
Kali ini, kata Brader, perlombaan tidak da kategorinya. Ini merupakan perlombaan umum yang dinilai dari kekompakan, seragam, ketukan irama, dan suara vokal.
Sedangkan untuk hadiahnya, ungkap brader, juga memberikan penilaian hingga mendapati enam finalis dari juara 1 hingga 3, dan juara harapan 1 hingga 3.
“Festival kita laksanakan satu hari dengan ketentuan prokes berlaku. Dengan bantuan pengurus Sobat Triad, undangan peserta tersampaikan melalui medsos dan jaringan pribadi antara rekan,” katanya.
Sementara, Ketum Sobat Triad, Beceng menjelaskan mekanisme tata cara kegiatan dilaksanakan tetap mengikuti protokol kesehatan. Termasuk peserta harus mengikuti anjuran prokes, hal itu juga masuk dalam penilaian.
“Festival Hadroh kali ini kita laksanakan sesuai prokes, dan kita punya caranya agar tidak berkerumun,” kata Beceng di tengah acara.
Dijelaskan, dari seluruh tim kita tampilkan dan berikan jadwal satu persatu. Sehingga tidak berdatangan pada waktu yang sama.
Begitu juga dengan peserta yang sudah tampil, sambung Beceng, langsung diarahkan untuk pulang setelah naik pentas.
“Kita terapkan penampilan terpisah agar tidak berkerumun. Dan tim penilai juga sudah mempersiapkan tata caranya,” ujar Beceng.
Sedangkan untuk pengumuman dan penyerahan piala kepada pemenang atau enam finalis, dilaksanakan setelah lebaran Idul Fitri diserahkan oleh Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono.
“Penyelenggaraan Festival Hadroh ini, untuk mengembangkan prestasi dan melestarikan seni bernafas Islami di Kota Patriot ini,” tutupnya.