Mampat di CBL Terurai, Sawah Petani di Utara Bekasi Mulai Teraliri Air
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
BEKASI — Ancaman kekeringan areal persawahan pada di wilayah Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, akhirnya bisa teratasi. Pintu air CBL di Desa Sukajaya, Cibitung akhirnya terbuka dan air bisa mengalir.

Sebelumnya pintu air tersebut tersumbat material sampah dan telah dibersihkan oleh UPTD LH wilayah 3 bersama relawan dari beberapa elemen. Kondisi saat ini air sudah mengalir normal meski terkendala jalur aliran air ke 7 Kecamatan wilayah Utara Kabupaten Bekasi yang harus dilakukan sidementasi akibat terjadi pendangkalan.
“Alhamdulillah air sudah mengalir melalui pintu air CBL, yang tadinya tersumbat material sampah. Setelah diusahakan dengan alat berat lokasi CBL di gali dan didorong arus akhirnya air bisa mengalir dengan normal,” ujar Hadi UPTD LH bidang kebersihan air, kepada Cendana News, Senin (10/5/2021).
Dikatakan kendalanya saat ini karena terjadi pendangkalan pada irigasi atau jalur air menjadikan sedikit terhambat. Saat ini aliran air dari CBL dilakukan sistem jadwal bergiliran ke beberapa lokasi di wilayah kecamatan setempat. Mengingat keterbatasan air yang ada.
Namun demikian tandasnya, saat ini kondisi areal sawah petani dipastikan aman dari ancaman kekeringan setelah alir dari pintu air CBL lancar. Ia berharap petani bisa memanfaatkan kondisi air dengan baik guna keperluan pertanian yang sebentar lagi di beberapa wilayah akan panen.
“Ancaman kekeringan sedikit teratasi, tinggal petani di beberapa wilayah di 7 kecamatan Utara Bekasi memanfaatkan,” ujar Hadi, menyampaikan jika bisa sampai ujung memasok air untuk 7 Kecamatan.
Iwan Petani dari Desa Sukakarta, terpisah dikonfirmasi Cendana news, mengakui jika sawah warga di sekitar daerahnya sudah teraliri air meski secara bergilir, upaya tersebut usaha bersama petani dan relawan, karena kondisi sawah sudah memprihatinkan, akibat hujan yang sudah lama tidak turun.
“Alhamdulillah meski bergiliran tapi sawah yang terancam kering, bisa sedikit bernafas lega. Kami bergiliran memanfaatkan air dari pintu CBL bergantian dengan lokasi lainnya, biasanya disedot dengan air atau lainnya,”jelas Iwan.
Jika tidak ada bantuan air, maka ribuan hektar sawah di beberapa kecamatan wilayah Utara Bekasi akan kekeringan. Berbagai cara upaya petani untuk mengalirkan pintu air CBL. Karena hanya itu yang bisa diandalkan untuk mengatasi kekeringan.