Ceker Ayam Balado, Sajian Akhir Pekan yang Bikin Keluarga Betah Dirumah
Editor: Mahadeva
BANDUNG – Ceker (kaki) ayam, memang tidak sepopuler bagian daging lain seperti sayap, dada ataupun paha. Namun jangan heran, jika diolah dengan ciamik, ceker ayam bisa jauh lebih nikmat dari dagingnya, dan menjadi sajian keluarga yang menyenangkan.
Seperti yang dilakukan Via Pertiwi, Ibu Rumah Tangga asal kampung Garuda Paksi, Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kepada Cendana News, Via berbagi resep mengolah ceker ayam balado yang mudah dan murah, serta bisa membuat keluarga dalam hal ini suami, menjadi lebih betah di rumah setiap akhir pekan. “Kalau mau bikin ceker ayam balado, bahan yang perlu disiapkan itu ceker, cabai rawit, cabai kriting, kunyit, tomat, bawang putih, bawang merah, royco, garam, gula putih, daun jeruk, sereh dan daun salam. Semua bahannya disesuaikan dengan banyaknya ceker. Kalau saya setengah kilogram saja,” kata Via, Sabtu (16/1/2021) di kediamannya.
Adapun cara membuatnya, rebus ceker dengan air secukupnya, tambahkan satu batang sereh, dua lembar daun jeruk dan sedikit garam. Rebus hingga ceker menjadi empuk, lalu angkat “Kemudian tumis bawang dan cabai yang sudah dihaluskan, masukan irisan tomat, sereh, hingga wangi, beri gula, garam dan royco, lalu masukan ceker ayam. Aduk sampai merata, tambahkan air secukupnya, cek rasa dan masak hingga ceker empuk meresap,” jelas Via.
Setelah semua proses itu dijalankan, maka ceker ayam balado telah siap disajikan. Via hanya bermodalkan Rp20.000 untuk membuat ceker balado. “Kebayangkan, dengan uang segitu, bisa bikin menu makanan yang enak. Dan pastinya, suami saya jadi betah di rumah, makan terus,” tuturnya.
Sementara itu, Yayan sang suami juga mengungkapkan hal senada. Dia mengaku sangat mengidolakan ceker ayam balado buatan istrinya. Rasa pedas dan gurih, menambah nikmat sensasi kenyal ceker ayam saat disantap. “Wah kalau saya makan ceker buatan istri, pasti sampai bersih, tinggal tulang aja yang tersisa. Memang doyan juga dari kecil,” katanya.
Menurut Yayan, nafsu makan ceker ayam balado kini jauh lebih tinggi, karena sudah memasuki musim penghujan. Suasana yang dingin makin memanjakan lidah saat menyantap ceker balado. “Pokoknya kalau hari Sabtu atau Minggu dan kebetulan hujan, wajib-lah minta istri bikin ceker balado,” pungkasnya.