Kesehatan Warga Kelurahan Susukan Tetap Terpantau di Tengah Pandemi

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

JAKARTA — Sekertaris Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) RW002 Kelurahan Susukan, Sulistiorini mengatakan, dalam kondisi pandemi Covid-19 kesehatan warga harus tetap terpantau dengan optimal, sehingga mereka dapat menjalani rutinitas kehidupan dengan baik.

Sekertaris Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) RW002 Kelurahan Susukan, Sulistiorini, ditemui pada kegiatan pelayanan kesehatan warga di kantor RW 002 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (27/11/2020). Foto: Sri Sugiarti.

“Jadi walaupun Covid-19, jangan sampai kesehatan warga terbengkalai, tetap kita pantau,” ujar Rini demikian panggilannya kepada Cendana News, saat ditemui pada kegiatan pelayanan kesehatan warga di kantor RW 002 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (27/11/2020).

Karena menurutnya, dengan gaya hidup masyarakat dimana banyak karyawan di rumahnya, otomatis gerak tubuhnya berkurang karena tidak ada kegiatan yang rutin dilakukan.

“Efeknya ke gula darah tinggi, kolesterol karena banyak diam dan ngemil. Dengan pengobatan dari puskesmas ini mudah-mudahan kesehatan warga tetap kita pantau,” ujar Rini yang juga sebagai Penanggungjawab PTM (Penyakit Tidak Menular) RW 002 Kelurahan Susukan.

Menurutnya, menjaga kesehatan secara optimal baik dengan upaya preventif, seperti penyuluhan dan kuratif melalui sistem rujukan POSBINDU PTM ke puskesmas, sangatlah penting.

Maka itu, pihaknya dengan menurunkan kader Dasa Wisma (Dawis) mengadakan pendataan kepada warga tentang kesehatan mereka. Kemudian pendataan tersebut dilaporkan kepada puskesmas untuk lebih lanjut dilakukan pemeriksaan dan pengobatan bagi warga di lingkungan.

“Jadi kita minta bantuan Puskesmas supaya warga antusias datang memeriksakan kesehatannya. Karena kalau cuma kader kadang warga juga meragukan kita yang memeriksa belum tentu valid,” ujarnya.

Pemeriksaan yang dilakukan jelas dia, mengacu pada standar kesehatan yakni pemeriksaan tensi darah, gula darah, berat badan, tinggi badan dan lingkar pinggang.

“Itu penting juga kan kalau lingkar pinggang kita berlebih biasanya akan sesak napas,” imbuhnya.

Pelayanan kesehatan sinergi dengan puskesmas ini menurutnya akan terus berlanjut secara bergiliran di lingkungan Kelurahan Susukan yang terdiri dari 5 RW.

Dia berharap kegiatan di tengah kondisi Covid-19 ini dapat terlaksana dengan baik sehingga peningkatan kesehatan warga dapat terwujud.

Selain kegiatan ini, menurutnya, pihaknya selalu rutin mengadakan pengecekan kesehatan warga secara optimal bersinergi dengan puskesmas Kecamatan Ciracas.

Namun selama pandemi Covid-19 ini, semua kegiatan baik itu Posyandu Balita, Posyandu Lansia dan POSBINDU diliburkan sementara.

Bahkan menurutnya, pemeriksaan gula darat secara gratis rutin diadakan. Begitu juga dengan pemeriksaan kolesterol dan asam urat secara swadaya terus ditingkatkan.

“Jadi, kalau kolesterol dan asam urat, itu kita swadaya. Dana dari kita, warga nanti bayar ke kita. Itu pun sesuai dengan jumlah berapa kita belanja, relatif murah tidak memberatkan warga,” ujarnya.

Sri Hartati, salah satu warga RW002 mengaku adanya kegiatan ini sangat membantu untuk tetap menjaga kesehatan. Karena dengan kondisi Covid-19 ini dia mengaku merasa takut untuk berobat ke puskesmas dan rumah sakit.

“Alhamdulillah darah dan tensi saya normal, dari kemarin-kemarin ingin periksa ke rumah sakit takut,” ujar Sri, kepada Cendana News saat ditemui usai berobat di kantor RW 002 Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur, Jumat (27/11/2020).

Apalagi menurutnya, lokasi pengobatannya dekat dari rumahnya. Dia berharap pelayanan kesehatan di lingkungan RWnya terus berlanjut selama pandemi ini.

Mengingat dia juga mempunyai seorang ibu yang lansia bernama Sutirah dengan kondisi berjalan yang sudah susah. Sehingga dengan adanya pengobatan ini menurutnya sangat memudahkan untuk pemeriksaan kesehatan ibunya.

“Jadi terkontrol juga kesehatan ibu saya, mau dibawa ke rumah sakit juga was-was. Ibu saya sudah periksa tadi, tensi darahnya tinggi dikasih obat,” ujar Sri yang merupakan warga RT005/RW002 kelurahan Susukan ini.

Lihat juga...