Angkut Keluarga Pasien Covid-19, Speed Boat Puskesmas Pemana Mati Mesin
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
MAUMERE — Sebuah speed milik Puskesmas Teluk Pulau Pemana, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur yang mengangkut 7 anggota keluarga SH, pasien Covid-19 yang meninggal dunia mengalami mati mesin di tengah laut.

Speed Boat tersebut membawa 7 anggota warga Pulau Pemana untuk menjalani tes swab di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka di Kota Maumere dan dalam perjalanan mengalami mati mesin dan diselamatkan Tim SAR Maumere.
“Para penumpang ini memang rencananya akan dilakukan pengambilan sampel swab mengingat mereka kontak erat dengan pasien yang meninggal dunia,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Covid-19, Kabupaten Sikka, NTT, Petrus Herlemus, saat ditemui Cendana News di kantor Dinas Kesehatan, Jumat (27/11/2020).
Petrus menyebutkan, rencananya kemarin, Kamis (26/11/2020), setelah dilakukan pengambilan sampel swab maka 7 warga ini akan langsung dibawa kembali ke Pulau Pemana dan tetap diminta untuk melaksanakan protokol kesehatan.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Maumere, I Putu Sudayana,SE,MAP menyebutkan, pihaknya menerima laporan dari Bapak Mihar mengenai speed boat yang mengalami mati mesin di Perairan Pulau Besar dengan jarak 9,78 mil dari Pelabuhan Wuring,Kota Maumere.
Putu menjelaskan, speed boat mengalami mati mesin pada pukul 12.45 WITA dengan jumlah penumpang sembilan orang di dalamnya sehingga pihaknya langsung berkoordinasi dengan potensi SAR yang ada di Maumere seperti Lanal Maumere, Polair Polda NTT dan keluarga korban.
“Pada pukul 15.00 Wita kami berangkatkan tim Rescue Basarnas Maumere berjumlah lima orang menuju lokasi kejadian dengan menggunakan satu unit RIB 500 PK Basarnas Maumere yang telah dilengkapi Palsar Air lainnya,” terangnya.
Putu mengatakan, semua personil mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap guna melaksanakan Operasi SAR sesuai anjuran penanganan pencegahan Covid 19 dan diperkirakan tiba di lokasi speed boat 15.30 menit WITA.
Dilanjutkannya,setelah tiba di lokasi kejadian Tim SAR langsung melakukan proses evakuasi terhadap tujuh orang penumpang speed boat dengan memindahkan ke RIB Basarnas Maumere untuk selanjutnya dibawa menuju pelabuhan Laurens Say Maumere.
“Dua penumpang lainnya yaitu Nahkoda dan ABK tetap berada di speed boat Puskesmas Pemana yang kemudian ditarik oleh perahu nelayan untuk kembali ke Pulau Pemana,” terangnya.
Putu mengungkapkan, pada pukul 15.59 WITA tim Rescue Basarnas Maumere dengan menggunakan RIB bersandar di Pelabuhan Laurens Say Maumere dan selanjutnya 7 penumpang yang berhasil dievakuasi di serahkan ke pihak keluarga.
Sedangkan dua penumpang lainnya yaitu Nahkoda dan ABK yang masih on board di speed boat yang ditarik oleh perahu Nelayan pada pukul 17.00 Wita tiba sandar aman di Pelabuhan Pulau Rakyat Pemana dalam keadaan selamat.
“Saya mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada tim Rescue Basarnas Maumere yang telah sigap dalam melaksanakan Operasi SAR hari ini sehingga korban dapat dievakuasi dengan selamat ke Pelabuhan L-Say Maumere,” ucapnya.
Saat tiba di pelabuhan Laurens Say,para penumpang langsung disemprot desinfektan oleh tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka dan langsung dibawa untuk melakukan pengambilan sampel swab.
Kapal SAR Maumere yang mengangkut para penumpang pun diseprot desinfektan oleh petugas yang mengenakan pakaian APD lengkap.