Pandemi, Lapangan Gasibu Bandung Dibatasi Khusus untuk Berolahraga
Editor: Makmun Hidayat
BANDUNG — Mengantisipasi lonjakan penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bandung, Pemerintah Provinsi Jawa Barat hingga saat ini masih membatasi akses pemanfaatan sarana olahraga Lapangan Gasibu.
Menurut Tisna Wiyansah (38), salah seorang petugas keamanan di sana, Lapangan Gasibu hanya dibuka khusus untuk masyarakat yang ingin berolahraga saja.
“Jadi kalau mau masuk wajib menggunakan pakaian olahraga, dan memang tujuannya untuk olahraga. Di luar itu tidak diizinkan masuk ke dalam lapangan,” ujar Tisna saat ditemui Cendana News di Lapangan Gasibu, Kamis (14/10/2021) sore kemarin.
Selain itu, bagi yang masyarakat yang akan berolahraga, juga disyaratkan telah melaksanakan vaksinasi terlebih dahulu, yang dibuktikan lewat aplikasi peduli lindungi.

“Jadi sebelum masuk, pengunjung harus scane aplikasi dulu di gerbang pertama. Kalau sudah baru dicek suhu tubuhnya di gerbang kedua. Kalau semuanya aman, baru diperbolehkan masuk ke lapangan,” terang Tisna.
Lebih lanjut, Tisna menyebut, Lapangan Gasibu dibuka dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu, mulai pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB. Sementara khusus hari Minggu, Lapangan Gasibu ditutup untuk dilakukan pemeliharaan rutin.
“Ini pun kuota masuknya dibatasi 50 persen dari kapasitas. Kita lakukan protokol kesehatan ketat ini sesuai instruksi pimpinan, dalam rangka mengantisipasi kemungkinan penyebaran corona di lapangan ini,” papar Tisna.
Sementara itu, di tempat yang sama, Tiara Melina (24) salah seorang pengunjung mengatakan, sangat mendukung penerapan protokol kesehatan yang ketat terhadap akses masuk Lapangan Gasibu. Dengan begitu, sambung Tiara, masyarakat bisa lebih nyaman berolahraga.
“Saya sih setuju dengan protokol seperti ini ya. Minimal kita jadi lebih yakin bahwa area ini steril, dan tidak ada penumpukan,” ujarnya.
Tiara mengaku, biasanya sepekan sekali pasti datang ke Lapangan Gasibu untuk berolahraga, khususnya jogging. Menurut Tiara, jogging track yang ada di Lapangan Gasibu merupakan salah satu fasilitas terbaik, selain sangat nyaman, suasananya yang sejuk juga membuat tubuh dan pikiran lebih tenang.
“Saya sih berharap pandemi bisa segera tertangani dengan baik, kalau perlu sampai tidak ada lagi kasusnya di Bandung. Biar semua fasilitas publik bisa dimanfaatkan lagi seperti biasa, karena kalau ditutup terus justru kita juga yang dirugikan,” pungkas Tiara.