Kondisi Pandemi, UM Siap Gelar PKKMB Daring Asinkron
Redaktur: Muhsin Efri Yanto
MALANG — Kondisi pandemi covid-19 tidak menghalangi Univeritas Negeri Malang (UM) untuk tetap melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) kepada ratusan Mahasiswa Baru (Maba). Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, PKKMB kali ini diadakan secara daring asinkron.

“Dikarenakan masih dalam situasi pandemi covid-19, UM memutuskan PKKMB tahun ini dilaksanakan dengan sistem daring asinkron, dimana semuanya dilakukan secara online tapi tidak langsung. Materi-materinya kita unggah di chanel youtube sehingga maba bisa mengaksesnya meskipun tidak harus bersamaan waktunya, ” jelas Wakil Rektor III UM Dr. Mu’arifin, M.Pd, usai launching pembukaan PKKMB UM di Aula gedung A3, Jumat (18/9/2020).
Kemudian, setelah maba selesai mempelajari materi-materi tersebut, akan ada tugas-tugas yang harus mereka kerjakan sekaligus sebagai pertanda bahwa mereka hadir dan mengikuti PKKMB. Untuk materinya sendiri dibagi menjadi dua yakni materi yang bersifat keuniversitasan dan materi yang bersifat kefakultasan yang disesuaikan dengan karakteristik dari masing-masing fakultas dan jurusan.
“Melalui sistem asinkron ini mahasiswa memang diberikan kebebasan tapi tetap harus sesuai dengan panduan yang ada, khususnya dalam pengerjaan tugasnya. Jadi sifatnya seperti modul sehingga mahasiswa bisa self learning dari konten-konten tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjut disampaikan Mu’arifin, sistem daring asinkron sengaja dipilih selain untuk menghidari kontak langsung sebagai wujud kepatuhan pada protokol kesehatan, juga untuk menghindari terjadinya arogansi kakak tingkat terhadap maba selama pelaksanaan PKKMB.
“Memang dilaksanakan secara online tapi tidak live. Jadi tidak mungkin terjadi arogansi senior kepada maba,” terangnya.
Karena tujuan utama dari PKKMB adalah memberi kesempatan, memfasilitasi dan memotivasi mahasiswa baru agar cepat dan tepat beradaptasi pada lingkungan kampus.
“Jadi di samping cepat beradaptasi juga harus tepat dalam beradaptasi di setiap kegiatan akademik maupun non akademik,” tuturnya.
Sementara itu wakil ketua pelaksana PKKMB, Dr Yusuf Hanafi, mengatakan ada tiga aplikasi yang bisa diakses di website PKKMB UM. Pertama adalah aplikasi beranda atau home dimana berisi panduan, petunjuk teknis, jadwal dan segala info terkait PKKMB.
Selanjutnya aplikasi materi yang dibagi menjadi dua kelompok yakni materi keuniversitasan sebanyam 14 materi dan materi kefakultasan sebanyak 4 materi.
“Masing-masing materi tersebut ada 3 wujud yakni berupa video yang langsung terhubung dengan link youtube. Kemudian berupa power point dan suplement yang kita masukkan dalam google drive,” ungkapnya. Kemudian aplikasi ke tiga adalah aplikasi penugasan atau evaluasi, tandasnya.
Disebutkan, pelaksanaan PKKMB UM dilaksanakan selama 4 hari mulai tanggal 21 September 2020 dan diikuti oleh semua mahasiswa baru serta mahasiswa lama yang tahun kemarin belum mengikuti PKKMB, dengan total kurang lebih 7300 mahasiswa.