Sektor Wisata di Sikka Mulai Menggeliat
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
MAUMERE – Setelah pemberlakuan New Normal sektor pariwisata di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai menggeliat meskipun yang berwisata kebanyakan masyarakat lokal NTT. Namun secara umum mulai menggerakkan perekonomian masyarakat.
Beberapa kunjungan pejabat dari luar NTT serta pagelaran Festival Kelimutu di Kabupaten Ende ikut memeriahkan dunia pariwisata, digelar sejak 10 Agustus hingga 15 Agustus 2020. Apalagi digabung juga dengan acara Pelangi Nusantara.
“Kita harapkan dengan adanya berbagai kegiatan ini, maka pariwisata Flores bisa segera bangkit setelah dihantam badai pandemi Corona yang membuat sektor pariwisata lumpuh total,” kata Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) NTT, Agustinus Bataona, Minggu (16/8/2020).

Agus sapaannya, mengatakan, hampir semua destinasi wisata di Pulau Flores telah dibuka untuk wisatawan, namun tetap menjalankan protokol kesehatan, termasuk festival yang melibatkan banyak orang.
Pelaku wisata tegas dia, selalu siap menyambut kedatangan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, yang telah rindu berwisata sehingga banyak pemesanan paket wisata belum dibatalkan.
“Wisatawan asing masih menunggu situasi normal, baru mereka berdatangan lagi ke Flores. Maka diadakan banyak kegiatan wisata agar wisatawan yakin bahwa situasi dan kondisi Flores sudah aman dikunjungi,” ujarnya.
Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, saat Festival Kelimutu dan Pelangi Nusantara di Kabupaten Ende menyebutkan, NTT dikenal dengan destinasi wisata yang bagus dan menjadi magnet sehingga banyak wisatawan mancanegara berkunjung ke NTT.
Nae Soi menambahkan, sektor pariwisata merupakan sektor andalan untuk menggerakkan perekonomian di NTT dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan retribusi bagi daerah.
“NTT sudah terkenal dengan ‘New Teritory Tourism’ dan sudah dikenal di dunia sehingga bisa meningkatkan perekonomian. Maka harus didukung dengan 5A yakni Atraktif, Akomodasi, Aksesibilitas, Amenities dan Awareness,” tegasnya.
Bupati Ende, H. Djafar Ahmad, mengatakan, pemerintah NTT selalu mendukung kegiatan pariwisata. Pihaknya pun selama pagelaran Festival Kelimutu melibatkan mosa laki (kepala suku) dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Ende.
Djafar sebutkan, adanya kegiatan Pelangi Nusantara 2020 dan peresmian paralayang menambah minat wisatawan untuk berkunjung ke Ende sehingga perekonomian masyarakat bisa bertumbuh.