Pedas Gurih Tongseng Jamur Merang, Menu Sederhana Bikin Nagih

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Bahan baku jamur kerap digunakan sebagai kuliner yang lezat. Salah satunya jamur merang atau volvariella volvacea yang tumbuh dari media tanam batang padi atau jerami yang ditumpuk di tegalan.

Fransisca, warga Desa Pasuruan Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan (Lamsel) menyebutkan, jamur merang kerap diolah menjadi masakan tongseng pedas gurih yang memiliki cita rasa seperti daging. Proses pemanenan dipilih waktu pagi hari, sebab sebagian jamur mulai bermekaran dan yang dipilih masih kuncup.

Setelah dipanen jamur masih akan tumbuh beberapa kali hingga jerami terurai menjadi tanah. Selanjutnya dibersihkan bagian kulit yang masih menempel pada batang dan kulit padi.

“Setelah proses pembersihan jamur beberapa bahan bumbu disiapkan untuk pembuatan tongseng jamur pedas gurih yang meski sederhana namun memiliki cita rasa lezat. Tentunya bergizi sangat cocok untuk menambah daya tahan tubuh,” terang Fransisca saat ditemui Cendana News, Sabtu (6/6/2020).

Jamur yang telah dibersihkan akan dicuci dengan air mengalir lalu ditiriskan. Beberapa bumbu lain yang diperlukan meliputi bawang putih, bawang merah, kunyit, merica, garam, gula, kaldu penyedap rasa. Selain itu tambahan jahe, lengkuas bisa disertakan.

Bebagai jenis bumbu yang telah dihaluskan selanjutnya ditumis memakai minyak hingga harum. Agar lebih harum ditambahkan daun jeruk dalam tumisan bumbu dan batang serai.

“Aromanya sudah menggugah selera karena bahan bumbu kerap digunakan untuk memasak daging sapi dan ayam,” terang Fransisca.

Proses selanjutnya masukkan jamur merang dalam tumisan bumbu yang telah matang hingga meresap, agar lebih nikmat ditambahkan kecap.

Menu jamur merang pedas gurih dengan memakai cabai rawit menurut Fransisca bisa jadi menu sarapan. Sebab disajikan dengan nasi hangat jamur merang tersebut bisa menggugah selera saat pagi hari. S

Pemanfaatan jamur merang dari sawah yang dibudidayakan menurutnya bisa menjadi cara berhemat. Sebab di sejumlah pasar tradisional jamur merang dijual seharga Rp50.000 per kilogram. Memanfaatkan jerami yang biasanya dibakar namun dijadikan media tumbuh jamur ia bisa membuatnya menjadi sayuran.

“Selain bahan baku jamur merang berbagai jenis bumbu dapur saya tanam sehingga bisa berhemat namun tetap menyajikan hidangan bergizi,” bebernya.

Christeva, salah satu anggota keluarga mengaku sangat menyukai menu jamur merang pedas gurih. Hidangan sederhana ala pedesaan itu memiliki rasa yang sama seperti tongseng ayam dan daging sapi.

Jamur merang yang memiliki rasa lembut sangat terasa di lidah seperti daging cumi cumi. Ia menyukai olahan jamur disantap dengan nasi hangat saat pagi hari sebagai menu sarapan.

Meski hanya lauk jamur merang yang ditongseng pedas ia mengaku kerap menambah karena menu tersebut bisa membuatnya ketagihan untuk mebambah porsi nasi.

Lihat juga...