New Normal Umat Katolik Lamsel Tetap Ibadah Virtual

Redaktur: Muhsin Efri Yanto

LAMPUNG — Memasuki masa normal baru atau new normal, umat Katolik Lampung Selatan (Lamsel) tetap gelar ibadah secara virtual. Selain itu, sebagian umat juga memilih menjalankan ibadah keluarga.

Aloysius Rukun Haryoto ,tokoh umat di gereja Santo Petrus dan Paulus menyebutkan, umat Katolik di Lampung masih menjalankan keputusan pastoral bernomor 013/SK/III/2020 tentang peniadaan ibadah gerejani selama masa penanganan Covid-19. Dikarenakan kapasitas gedung gereja yang kurang luas, meski telah disosialisasikan masa new normal. Pada sejumlah gereja yang luas penerapan protokol kesehatan tetap dilakukan.

Sejumlah gereja yang memiliki jumlah umat lebih dari 60 kepala keluarga tekhnis ibadah tengah dibahas. Namun di gereja Santo Petrus dan Paulus yang memiliki kapasitas tempat duduk lebih dari 500 umat penerapan jaga jarak (social distancing) bisa dilakukan.

“Hingga ada keputusan dari keuskupan Tanjungkarang untuk pelaksanaan ibadah di gereja saat new normal sementara kini tetap dilakukan ibadah virtual dan sebagian melakukan ibadah keluarga,” terang Aloysius Rukun Haryoto,Minggu (7/6/2020)

Pelaksanaan new normal dalam bidang peribadahan menurut Rukun Haryoto mempertimbangkan jumlah umat. Sebab di sejumlah gereja umat yang beribadah tidak hanya berasal dari satu lingkungan. Sejumlah umat yang datang berasal dari kecamatan dan desa yang berlainan. Pengaturan tempat duduk, tata liturgi yang diubah dan fasilitas pendukung protokol kesehatan disiapkan.

Protokol kesehatan yang akan diterapkan menurutnya mewajibkan umat memakai masker. Pada pintu masuk gereja akan disiapkan bilik disinfektan, tempat cuci tangan dengan sabun.

“Ibadah di gereja dalam masa new normal masih dalam pembahasan pengurus stasi sehingga sementara tetap virtual,” terang Aloysius Rukun Haryoto.

Pada perayaan ibadah keluarga hari raya Tritunggal Maha Kudus, Aloysius Rukun Haryoto menekankan ketekunan. Sebab meski pandemi Covid-19 melanda ibadah tetap harus dijalankan. Hingga new normal diterapkan dalam ibadah di gereja kesadaran umat untuk mengikuti protokol kesehatan tetap dilakukan.

Uskup Keuskupan Agung Tanjungkarang, Mgr. Yohanes Harun Yuwono menyebutkan, umat tetap harus bertekun. Dalam perayaan Ekaristi secara virtual, bapa uskup melakukan perayaan Misa Krisma sekaligus janji imamat di gereja Katedral Tanjungkarang.

Perayaan ibadah di gereja pada masa new normal yang telah diizinkan menurutnya menyesuaikan kondisi. Pada lingkungan yang mayoritas hanya berada di dalam satu kawasan ibadah bisa dihadiri oleh umat setempat. Sejumlah protokol kesehatan tetap harus dipersiapkan oleh umat dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

Lihat juga...