Jelang Idul Fitri Kebutuhan Ikan di Teluk Betung, Meningkat
Redaktur: Satmoko Budi Santoso
LAMPUNG – Kebutuhan ikan laut yang digunakan sebagai bahan baku kuliner meningkat jelang Idul Fitri 1441 Hijriah. Hasan, salah satu nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) gudang lelang, Teluk Betung, Bandar Lampung, menyebut permintaan ikan yang meningkat tidak diiringi banyaknya hasil tangkapan. Imbasnya harga ikan merangkak naik.
Hasan menyebut nelayan melakukan proses penangkapan ikan di perairan Teluk Lampung. Namun dalam kondisi cuaca buruk didominasi hujan dan gelombang tinggi nelayan memilih melaut ke arah pulau Legundi dan Krakatau. Sebagian nelayan yang kerap melaut di perairan Lampung bahkan memilih andon atau pulang ke wilayah Carita, Banten.
Normalnya di dermaga TPI gudang lelang Hasan menyebut, ada lebih dari 20 unit kapal nelayan. Namun sepekan jelang Idul Fitri sebagian nelayan memilih andon atau ngebabang pulang ke kampung masing-masing. Tersisa sejumlah nelayan lokal. Sekali melaut satu kapal nelayan bisa mendapat tangkapan ikan hingga satu ton.
“Kebutuhan ikan laut jelang Idul Fitri dominan mengalami peningkatan untuk pembuatan berbagai olahan kuliner untuk hidangan istimewa kepada para tamu. Juga untuk oleh-oleh kerabat dengan cara dikirim karena tidak ada mudik pada lebaran tahun ini,” terang Hasan saat ditemui Cendana News, Senin (18/5/2020).
Hasan menyebut permintaan ikan kerap berasal dari pedagang ikan di pasar gudang lelang. Sebagian ikan laut dipesan para pemilik usaha penggilingan ikan laut.

Sejumlah pedagang ikan keliling atau pelele yang ikut melakukan proses lelang rata-rata membeli hingga lima kuintal. Pasokan ikan sebagian diperoleh pelele dari pelelangan di wilayah Pesawaran dan Lampung Selatan.
Hasan menyebut perbandingan harga dilihat dari dua pekan sebelumnya. Sejumlah hasil tangkapan ikan laut tersebut di antaranya ikan tongkol semula Rp18.000 naik menjadi Rp20.000 per kilogram.
Ikan lemuru atau ikan sarden semula Rp27.000 naik menjadi Rp30.000 per kilogram. Ikan kembung semula Rp35.000 naik menjadi Rp40.000, ikan tuna semula Rp45.000 naik menjadi Rp55.000 per kilogram.
“Berbagai jenis ikan laut sebagian dipesan oleh para pembuat kerupuk ikan, pempek, otak-otak dan produsen olahan berbahan ikan,” cetusnya.
Usman, salah satu juru lelang di TPI gudang lelang menyebut dalam sehari ikan yang dilelang mencapai 5 ton lebih. Namun sepekan jelang Idul Fitri hasil tangkapan ikan hanya mencapai dua ton.
Ikan yang dominan ditangkap oleh nelayan meliputi ikan layur, ikan simba, ikan ekor kuning, ikan kurisi. Selain berbagai jenis ikan tangkapan berupa kepiting, rajungan dan udang laut.
Berkurangnya pasokan ikan laut hasil tangkapan nelayan diakuinya tidak sebanding dengan permintaan. Sebab hasil lelang ikan akan didistribusikan pada sejumlah pasar di wilayah Bandar Lampung.
Sejumlah distributor ikan laut akan menjual ke pasar Bambu Kuning, pasar Pasir Gintung, Pasar Tugu, pasar Kangkung dan sejumlah pasar lain.
“Hasil tangkapan ikan yang dilelang akan digunakan untuk memenuhi sejumlah kebutuhan pedagang di pasar tradisional jadi selalu habis terjual,” terang Usman.
Sarmini, salah satu pedagang di pasar gudang lelang menyebut harus mengikuti lelang untuk mendapat ikan laut. Berbagai jenis ikan yang dijual olehnya sebagian diperoleh dari nelayan tangkap tradisional menggunakan pancing rawe dasar. Berbagai jenis ikan yang dijual dominan jenis tongkol, simba, tengkurungan hingga ikan kurisi.
“Pembeli dominan memilih ikan yang akan dipergunakan untuk konsumsi langsung atau digiling untuk bahan olahan kuliner saat Idul Fitri,” terangnya.
Pemilik usaha ikan giling, Santi, menyebut permintaan ikan giling sepekan jelang Idul Fitri meningkat. Rata-rata ia membutuhkan sekitar 100 kilogram ikan ekor kuning, ikan jolot, ikan kurisi.

Ikan giling tersebut kerap diminta oleh sejumlah pemilik usaha pembuatan otak-otak ,pempek dan tekwan. Pemilik usaha pembuatan kuliner berbahan ikan kerap membeli ikan laut di sejumlah pedagang ikan.
Bahan baku ikan giling diperoleh oleh Santi dari proses pelelangan. Berkurangnya jumlah nelayan yang mendarat di TPI gudang lelang menurutnya membuat sejumlah ikan sulit diperoleh.
Harga ikan giling menyesuaikan bahan baku. Ikan giling jenis kurisi dijual Rp60.000 per kilogram. Ikan giling layur Rp70.000, ikan giling tenggiri Rp100.000. Kenaikan harga ikan ikut mempengaruhi harga daging ikan giling.