UPGRIS Bentuk Tim Satgas Pencegahan Virus Corona

Redaktur: Satmoko Budi Santoso

SEMARANG – Berupaya membantu tugas pemerintah, untuk meminimalisir penyebaran virus corona serta edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi civitas akademika, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) membentuk satuan tugas (satgas) pencegahan virus corona (PVK) Covid-19 di lingkungan kampus.

“Tugas satgas PVK UPGRIS diantaranya, mengkampanyekan pencegahan penyebaran virus corona, termasuk mengedukasi masyarakat, hingga menghimpun donasi untuk pembelian APD, masker, produksi hand satitizer untuk warga, serta pembelian sembako,” papar ketua satgas, Arisul Ulumuddin, MPd, di kampus I Sidodadi Semarang, Rabu (8/4/2020).

Pihaknya juga melakukan pencegahan virus corona dengan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah dosen atau karyawan, serta kos mahasiswa UPGRIS.

“Selain itu, kita memberikan bantuan sembako bagi para mahasiswa, yang masih berada di kos di wilayah Semarang,” lanjutnya.

Dijelaskan, bantuan sembako tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang berasal dari luar Jawa atau zona merah corona.

“Setelah kita data, masih ada sebanyak 60 mahasiswa. Mereka berasal dari Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera hingga Jawa Barat. Nantinya, kami akan memberi kebutuhan pokok mereka selama wabah corona berlangsung,” jelas Arisul.

Pihaknya berharap pembagian sembako tersebut, dapat meringankan kebutuhan hidup mahasiswa selama pandemi corona. Sembako yang dibagikan berupa beras, susu, gula, minyak goreng, telur, kopi, teh, serta mie instan.

Sementara, Rektor UPGRIS, Dr. Muhdi, SH, M. Hum menuturkan, tugas satgas yang dibentuk, bertujuan untuk membantu pemerintah dalam penanganan pencegahan virus corona.

Rektor UPGRIS, Dr. Muhdi, SH, M. Hum, menuturkan tugas satgas PVK yang dibentuk, bertujuan untuk membantu pemerintah dalam penanganan pencegahan virus corona saat ditemui di kampus I Sidodadi Semarang, Rabu (8/4/2020). Foto: Arixc Ardana

“Kami juga membantu tenaga medis dalam penyediaan APD, masker, serta pemberian hand sanitizer. Kita juga memberikan bantuan sembako bagi kebutuhan mahasiswa yang terdampak. Semoga bantuan ini bisa meringankan, kita juga berharap para orang tua tidak khawatir serta panik pada anaknya yang masih berada di Semarang,” imbuh Muhdi.

Diterangkan, tim mahasiswa UPGRIS juga berupaya memecahkan persoalan masyarakat akan kebutuhan hand sanitizer dengan membuatnya dari lidah buaya serta kulit kacang tanah.

“Mudah-mudahan upaya yang sudah dilakukan tim satgas PVK UPGRIS ini benar-benar bisa membantu pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus corona,” pungkas Muhdi.

Lihat juga...