Sebanyak 11 Pasien COVID-19 di Jakarta Sembuh
JAKARTA – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi DKI Jakarta menyampaikan, pasien sembuh dari infeksi virus corona bertambah 11 orang, sehingga sampai Minggu (26/4/2020), jumlahnya menjadi 338 orang.
Namun, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia Tatri Lestari Handayani menyebut, hingga Minggu (26/4/2020), positif corona di Jakarta bertambah 140 kasus, hingga jumlahnya menjadi 3.745 orang.
Dari jumlah tersebut, pasien meninggal bertambah tujuh orang sehingga menjadi 357 orang. Dari jumlah kasus itu, sebanyak 1.952 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dan 1.098 orang melakukan isolasi mandiri di rumah. “Sebanyak 968 orang menunggu hasil laboratorium,” ujar Dwi, di Balai Kota Jakarta, Minggu (26/4/2020).
Adapun untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) ada sebanyak 43 orang, atau bertambah satu kasus. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 5.947 orang (naik 46 kasus) dengan rincian 5.761 sudah selesai pemantauan (meningkat 39 kasus) dan 186 masih dalam pantauan (meningkat tujuh kasus).
Untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 5.285 orang (meningkat 18 kasus), dengan rincian 4.400 sudah pulang dari perawatan (bertambah satu kasus) dan 885 masih dirawat (meningkat 17 orang). Pemprov DKI Jakarta terus melakukan tes cepat, di enam wilayah Kota dan Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 72.415 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar empat persen.
Dengan rincian, 2.879 orang dinyatakan positif COVID-19 dan 69.536 orang dinyatakan negatif. Pemprov DKI Jakarta juga telah memberikan layanan kesehatan jiwa (mental) kepada masyarakat terdampak COVID-19.
Psikolog dan tenaga kesehatan jiwa di Puskesmas memberikan layanan dukungan kesehatan jiwa dan psiko sosial melalui telepon dan chat (WhatsApp). Selain itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta turut memberikan layanan konsultasi online melalui aplikasi sahabat jiwa (berbasis website) pada situs https://sahabatjiwa-dinkes.jakarta.go.id/. “Bagi masyarakat yang mengakses, akan diberikan layanan konseling oleh psikolog yang bertugas di Puskesmas di Provinsi DKI Jakarta,” pungkas Dwi. (Ant)