199.505 Calhaj Lunasi Biaya Haji Sehari Jelang Penutupan
Editor: Koko Triarko
JAKARTA – Sehari jelang penutupan jadwal pelunasan biaya penyelenggaraan haji (Bipih) 2020 tahap pertama, Kementerian Agama mencatat, 199.505 calon jemaah haji (calhaj) Indonesia telah melakukan pelunasan.
“Alhamdulillah, catatan itu menunjukkan antusiasme umat muslim untuh berhaji sangat tinggi, meskipun belum ada kepastian dilaksanakan atau tidaknya haji tahun ini karena Covid-19,” terang Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri, Muhajirin Yanis, di Jakarta, Rabu (29/4/2020).
Dari total yang sudah melunasi itu, 177.785 merupakan jemaah haji reguler. Sementara sisanya, 12.720 jemaah adalah jemaah haji khusus.
“Sampai sehari menjelang ditutupnya masa pelunasan Bipih Reguler tahap pertama, sudah ada 177.785 atau 87,44 persen calon jemaah haji yang melakukan pelunasan. Angka ini diharapkan akan terus bertambah sampai tahap akhir pelunasan tahap pertama, Kamis besok,” tandas Muhajirin.
Menurutnya, masih ada 25.535 kuota jemaah haji reguler yang belum terlunasi. Kalau memang belum semua melunasi hingga batas akhir tahap pertama, akan dibuka pelunasan tahap ke dua.
Pelunasan tahap ke dua dibuka untuk jemaah berhak lunas yang mengalami gagal pembayaran, karena sistem saat tahap pertama. Selain itu, berhak melunasi pada tahap ke dua adalah pendamping lansia, penggabungan mahram serta jemaah disabilitas dan pendampingnya.
Kuota Haji Indonesia tahun ini berjumlah 221.000, yang terdiri dari kuota haji reguler (203.320) dan kuota haji khusus (17.680). Kuota haji reguler terbagi menjadi empat, yaitu: 199.518 untuk jemaah haji reguler, 2.040 kuota prioritas lanjut usia, 1.512 Petugas Haji Daerah (PHD), dan 250 Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah KBIHU.
“Sampai hari ini, belum ada PHD dan Pembimbing KBIHU yang melakukan pelunasan. Untuk prioritas lansia masih ada 864 kuota,” lanjutnya.
Sementara itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Arfi Hatim, mengatakan untuk jemaah haji khusus yang sudah melunasi sampai hari ini adalah 12.720 orang. Kuota jemaah haji khusus berjumlah 17.680, terdiri dari 16.305 kuota jemaah dan 1.375 kuota petugas.
“Artinya sudah 78,01 persen calon jemaah haji khusus yang sudah melunasi dari total kuota berhak lunas sebesar 16.305. Jika sampai besok masih ada sisa kuota, akan dibuka pelunasan tahap ke dua dari 12-20 Mei 2020,” tukas Arfi.
Sebagaimana tahun sebelumnya, Kemenag juga membuka pelunasan untuk jemaah haji khusus dengan status cadangan. Total kuota cadangan adalah 4.785 jemaah.
“Sampai hari ini, 2.135 jemaah haji khusus sudah melunasi dengan status cadangan,” pungkasnya.