DR. TB MASSA JAFAR : KARYA ILMIAH PANCASILA TIDAK BANYAK MENGISI LITERASI KITA
Dr. TB Massa Jafar mengharapkan buku Sistem Demokrasi Pancasila yang diluncurkan di Menara I Universitas Nasional (Unas) Jakarta Selatan, Rabu (11/3/2020) lalu dapat memperkaya literasi tentang Pancasila di Indonesia.
“Harapan kami buku ini paling tidak memperkaya dan juga akan lahir buku-buku berikutnya, karena ruangnya masih luas sekali,” sebut Ketua Program Doktoral Ilmu Politik Sekolah Pasca Sarjana Universitas Nasional (UNAS), TB Massa Djafar.
Akademi yang juga merupakan salah seorang penulis buku Sistem Demokrasi Pancasila bahkan mangatakan, ia pernah menantang DIKTI untuk menyediakan untuk mengembangkan riset pengembangan pada level teori dan secara empirik.
Dikatakan, sudah terlalu banyak dana, mungkin triliunan rupiah digelontorkan untuk mensosialisasikan Pancasila. Tapi karya-karya ilmiah tidak terlalu banyak mengisi atau memperkaya literasi.
TB Massa Djafar juga menyebutkan, akademi sudah merintis roadmap mengenai sistem demokrasi Pancasila. Bukan sesuatu yang baru dimulai, tapi sudah ada jejak perjalanannya.
“Sebenarnya ada dua yang perlu kita pertanyakan, yakni komitmen dari akademisi dan komitmen dari politisi,” sebutnya.