Berkembang Pesat, Kampung Homestay Damandiri di Boyolali Sudah Miliki 60 Kamar

Redaktur: Muhsin E Bijo Dirajo

BOYOLALI — Sejak diresmikan 2017 lalu, keberadaan kampung Homestay Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran Selo Boyolali Jawa Tengah terus mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang begitu pesat.

Berawal dari program yang digagas Yayasan Damandiri, sebuah yayasan yang didirikan Presiden Soeharto, berupa program bedah rumah, kawasan yang dulunya hanya bertumpu pada sektor pertanian itu pun kini secara perlahan telah berubah menjadi kawasan wisata yang ramai dan menjanjikan.

2017 lalu, sebanyak 10 rumah warga dibedah dan direnovasi menjadi homestay. Yayasan Damandiri juga memfasilitasi 10 rumah tersebut dengan memberikan sejumlah perlengkapan, mulai dari tempat tidur hingga aksesori penginapan sesuai standar.

2018, program dari Yayasan Damandiri berlanjut. Sebanyak 13 rumah warga kembali disulap menjadi penginapan-penginapan atau homestay. Setiap rumah rata-rata memiliki kapasitas 2 ruang kamar. Sehingga pada 2018, total terdapat sebanyak 23 homestay dengan 45 kamar di kampung Homestay Damandiri.

“2019 ini program bedah rumah dari Yayasan Damandiri di desa Samiran memang sudah tidak ada. Namun justru warga yang membangun kamar-kamar penginapan baru secara mandiri. Ini membuktikan keberhasilan program dari Yayasan Damandiri yang mampu mendorong warga untuk mengembangkan usaha homestay secara mandiri,” ujar Manager Usaha Koperasi Sahabat Damandiri Sejahtera Samiran Taufik Syahumar, selaku pengelola Kampung Homestay, Rabu (27/11/2019).

Taufik mengatakan semakin dikenalnya desa wisata Samiran Selo Boyolali memang telah mendorong peningkatan jumlah wisatawan di kawasan ini. Hal tersebut juga berdampak pada peningkatan permintaan kamar-kamar penginapan atau homestay oleh wisatawan. Warga pun lalu menangkap peluang itu untuk mengembangkan usaha homestay mereka.

“Sepanjang 2019 ini ada banyak homestay binaan Koperasi yang menambah kapasitas kamar mereka. Rata-rata satu homestay menambah sekitar 1-2 kamar. Sehingga Kampung Homestay Damandiri saat ini memiliki kapasitas sekitar 60 kamar yang tersebar di 23 homestay milik warga,” ujarnya.

Deretan rumah yang menyediakan fasilitas penginapan di Kampung Homestay Damandiri di Desa Cerdas Mandiri Lestari Samiran Selo Boyolali Jawa tengah. Foto Dok CDN

Taufik berharap, perkembangan usaha jasa penginapan di Kampung Homestay Damandiri akan terus berlanjut di masa yang akan datang. Pasalnya keberadaan sejumlah program Desa Cerdas Mandiri Lestari yang dijalankan Yayasan Damandiri ini terbukti mampu memberikan dampak positif, khususnya dari sisi ekonomi pada seluruh warga desa.

“Tentu, pesatnya perkembangan usaha homestay melalui program Kampung Homestay Damandiri ini sangat positif bagi warga. Khususnya dalam bidang ekonomi. Perubahannya terlihat sangat jauh sekali. Ekonomi warga desa menjadi sangat terbantu. Selain bertani, mereka kini bisa mendapatkan pemasukan tambahan dari usaha penginapan,” katanya.

Lihat juga...